Teknik Copywriting agar Tulisan Lebih Persuasif dan Efektif

Program Smart

Pembahasan kita sekarang ialah teknik copywriting agar tulisan lebih persuasif. Setelah mengetahui berbagai hal mengenai Copywriting, sekarang akan dibahas teknik-tekniknya. Teknik ini bisa Anda aplikasikan ke berbagai media pemasaran yang ingin digunakan.

Teknik Copywriting

Teknik dalam Copywriting agar Tulisan Lebih Persuasif

Setelah memahami dasar-dasar copywriting di artikel sebelumnya kini saatnya Anda mengetahui teknik dalam copywriting. Ada beberapa teknik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas copywriting Anda, baik untuk landing page, sales letter, maupun media pemasaran lainnya. Berikut adalah beberapa teknik copywriting :

  • Formula AIDA
  • Teknik Slippery Slide
  • Social Proof
  • Yakinkan audiens dengan Frequently Asked Question
A. Formula AIDA

Konsep AIDA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Berikut adalah arti dari keempat unsur teknik copywriting tersebut:

  • Attention – tangkap perhatian audiens
  • Interest – buat audiens penasaran
  • Desire – buat audiens menginginkan manfaat yang Anda tawarkan
  • Action – ajak audiens untuk mendapatkan manfaat tersebut

Umumnya, AIDA digunakan dalam content marketing untuk membuat jenis konten yang sesuai dengan tahapan-tahapan yang dilalui audiens, dari orang awam hingga siap menjadi pelanggan.

Meski demikian, formula AIDA juga dapat dimanfaatkan sebagai panduan dalam menulis teks atau teknik copywriting. Penggunaannya pun tidak jauh berbeda dengan langkah tiga sampai enam yang tadi telah dibahas. Berikut ini adalah ilustrasi letak masing-masing unsurnya dalam sebuah tulisan:

Konsep AIDA

AIDA merupakan singkatan dari 4 fase yang bisa Anda jadikan sebagai rujukan saat sedang membuat copywriting. Yaitu :

a. Attention (Perhatian)

Pada fase ini, Anda harus mengundang perhatian para calon konsumen. Sehingga mereka bisa tertarik untuk membaca copywriting Anda lebih lanjut. Caranya adalah dengan memakai kalimat-kalimat yang bikin rasa penasaran. Biasanya copywriting ini diletakkan pada bagian headline atau intro.

Contoh teknik copywriting attention :

  • Bikin Website dengan Cepat dan Mudah di Hoster.
  • Smart Detox Suplemen Terbaik untuk Menurunkan Berat
  • Kelola Online Shop Anda Lebih Mudah dengan Yukbisnis.
b. Interest (Minat)

Selanjutnya, Anda harus menarik minat para calon konsumen. Caranya yaitu dengan menyebutkan permasalahan yang mereka alami atau menawarkan solusi. Tahap ini penting supaya para calon konsumen paham apa yang mereka butuhkan. Biasanya copywriting ini diletakkan pada bagian headline dan/atau lead.

Contoh:

  • Sekarang Anda tidak perlu berpikir mengenai bagaimana cara membuat website. Di HostinganID, Anda bisa melakukannya hanya dengan beberapa klik!
  • Milo Activ-Go mampu melengkapi kebutuhan energi harian Anak.
  • Dapatkan rambut indah dan bebas ketombe dengan Head & Shoulders!
c. Desire (Keinginan)

Sekarang calon konsumen tahu bahwa ada yang mereka butuhkan, namun bagaimana caranya supaya mereka yakin dan mau memilih Anda? Di sinilah teknik copywriting fase desire dibutuhkan. Anda harus menampilkan fitur unggulan yang jadi keunikan produk. Biasanya bagian ini diletakkan pada copywriting / isi.

Contoh:

  • Nikmati berbagai manfaat dengan bikin website di Niagahoster. Mulai dari domain gratis dan sertifikat SSL unlimited, sampai layanan tim CS 24/7.
  • Dengan formula Total Protection, Lifebuoy mampu membasmi hingga 99.9% kuman dan bakteri.
d. Action (Aksi)

Anda harus memberi satu instruksi yang jelas pada para calon konsumen. Tujuannya biar mereka tahu kemana mesti membeli produk Anda. Instruksi ini biasa disebut call-to-action (CTA).

Contoh:

  • Yuk buat website di Jogja Host!
  • Telpon ke 081215944622 untuk memesan jasa pembuatan artikel LBO.
  • Klik untuk daftar webinar digital marketing komunitas SB1M.

Jadi, jika Anda merasa kesulitan dalam menulis sebuah teks copywriting, formula AIDA bisa jadi solusi. Di mana teknik copywriting ini dapat digunakan untuk menentukan kata-kata yang tepat bagi setiap komponen tulisan Anda.

B. Konsep Slippery Slide

Sebagai seorang copywriter, Anda harus bisa bikin audiens tetap tertarik dengan tulisan Anda sampai akhir. Slippery slide adalah teknik copywriting yang perlu diterapkan agar Anda tidak terdengar membosankan.

Pada dasarnya, slippery slide adalah konsep di mana tiap kalimat dalam teks Anda didukung oleh kalimat selanjutnya. Dengan demikian, semua kalimat punya fungsi untuk menjaga rasa ingin tahu pembaca sampai bagian CTA.

Ada dua teknik copywriting yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan konsep slippery slide.

  1. Bayangkan diri Anda sebagai audiens. Dengan kata lain, Anda mesti memahami kebutuhan dan cara berpikir mereka supaya tak membuat tulisan yang susah dipahami.
  2. Perhitungkan efektivitas masing-masing kalimat Anda. Jangan sampai ada kalimat yang membuat pembaca kehilangan rasa ingin tahunya di tengah jalan atau tidak tertarik dengan yang ingin Anda tawarkan. Tidak lupa, Anda baca lagi teks setelah selesai untuk mencari bagian-bagian yang tak diperlukan.
C. Jangan Lupakan Social Proof

Sebenarnya, teknik copywriting ini lebih tepat digunakan untuk landing page dan sales email. Akan tetapi, Anda juga dapat menerapkannya dalam media pemasaran apapun.

Pada dasarnya, social proof adalah elemen copywriting yang digunakan untuk meyakinkan  audiens bahwa Anda dapat dipercaya. Ini dapat ditunjukkan dalam beberapa bentuk, termasuk:

  • Logo klien
  • Testimoni pelanggan
  • Jumlah pelanggan atau subscriber

Social proof lazimnya diletakkan sebelum CTA supaya calon pelanggan yakin bahwa mereka bisa berbisnis dengan Anda. Untuk Anda yang belum punya banyak pelanggan pun bisa memakai social proof. Mintalah testimoni dari pelanggan yang sudah ada dan tampilkan yang terbaik pada media marketing Anda. Apabila menjalankan toko online, Anda dapat meminta persetujuan dari beberapa pelanggan untuk menampilkan ulasan mereka atas produk Anda.

D. Yakinkan Audiens dengan Frequently Asked Questions

Dalam berbisnis, pasti ada beberapa hal di pikiran target pemasaran yang membuatnya ragu-ragu untuk membeli dari Anda. Alasannya bisa jadi harga yang tinggi, ada produk serupa yang lebih terkenal, kurangnya pemahaman tentang layanan Anda, dan lain-lain. Untuk mengatasi itu, Anda dapat memberikan alasan layanan, barang, atau konten Anda lebih unggul dari yang ditawarkan kompetitor di dalam teknik copywriting Anda.

Tapi, menjelaskannya dalam bentuk paragraf bukanlah cara yang efektif bila dilakukan di landing page. Apalagi, desain landing page mesti mudah untuk disimak secara kilat. Solusinya yaitu bikin segmen frequently asked questions atau FAQ.

Idealnya, teks pada bagian ini disajikan dalam bentuk poin-poin. Anda bahkan dapat membuat halaman FAQ tersendiri dan disambungkan ke segmennya pada landing page untuk menjawab segala keraguan audiens.

Audiens Anda pun tidak hanya orang-orang yang sudah paham tentang apa yang Anda jual. Jadi, sebaiknya Anda memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul di benak audiens awam.

Struktur Conten Copywrtiting

Struktur Konten

Mengikuti teknik copywriting formula AIDA, selanjutnya Anda akan melihat tips-tips copywriting berdasarkan tiga bagian, yaitu :

  • headline (attention dan interest),
  • deskripsi produk (desire), dan
  • CTA (action).
1) Buatlah Headline yang Menarik

Headline adalah bagian paling awal dari copywriting Anda. Bisa dibilang fungsi header sama seperti judul. Anda mungkin biasa melihatnya dalam bentuk judul landingpage atau judul artikel.

Berikut merupakan beberapa tips dan teknik copywriting agar headline Anda jadi lebih menarik.

a. Sebutkan Manfaat Produk atau Layanan

Anda bisa bikin headline yang mengundang perhatian dengan menyebut manfaat produknya. Pastikan bahasanya mudah dimengerti dan tak berfokus pada fiturnya.

Contoh:

  • Program Afiliasi Niagahoster: Modal Promosi, Dapat Komisi 70%
  • Gratis 1 Sikat Gigi Setiap Pembelian Pasta Gigi Pepsodent (All Variant).
  • Nikmati Kebaikan Biji Jagung Utuh dengan Nestle Corn Flakes!
  • Dapatkan Furniture Terbaik dengan Harga Terjangkau!
  • Tonton Tayangan Sebening Kristal dengan Samsung LED TV.

b. Buat Headline yang Personal

Bikin pembaca merasa bahwa pesannya memang ditujukan untuk mereka. Anda dapat melakukannya dengan menyebut karakteristik atau keinginan mereka di dalam headline-nya.

Contoh:

  • WordPress Hosting DewaWeb adalah Pilihan Terbaik untuk Blogger.
  • Buat Alur Kerja Tim Anda Lebih Efisien dengan Trello!
  • Ingin Berinvestasi Secara Cerdas dan Tanpa Ribet? Bibit Solusinya.
  • Kuota Gratis Khusus untuk Pengguna Kartu XL!
  • Bagi Para Pecinta Musik, Dengarkan Lagu Secara Gratis di Spotify.

c. Gunakan Kalimat yang Unik dan Catchy

Teknik copywriting selanjutnya adalah bikin pesan Anda menempel di pikiran para calon konsumen dengan membuatnya unik dan terdengar catchy. Misalnya, Anda bisa membuat permainan kata di dalamnya.

Contoh:

  • Makan Eatsambel, Pedesnya Ga Nyesel!
  • Untungnya Warung Bukalapak, Jelas Bikin Warung Naik Kelas!
  • Dapatkan Pinjaman Uang Aman Tanpa Jaminan.
  • Tak Perlu Khawatir Masalah Server dengan Hosting di DewaBiz.
  • Cukup Semprot Sekali, Nyamuk Satu Ruangan Mati!

d. Lempar Pertanyaan pada Pembaca

Tujuan copywriting yaitu berkomunikasi secara efektif dengan para calon konsumen. Bila mau berkomunikasi dengan mereka, tentu Anda bisa memulainya dengan sebuah pertanyaan, bukan?

Contoh:

  • Ingin Baju Anda Bersih dengan Sekali Kucek?
  • Apakah Anda Sedang Mencari Hosting yang Cepat, Mudah, dan Aman?
  • Ingin Memesan Sayuran Dengan Mudah dari Rumah Anda?
  • Mau Tahu Rahasia Kulit Cerah Bersinar?
  • Apakah Anda Ingin Belajar Cara Mudah Menghasilkan Uang Dari Internet?

e. Sebutkan Masalah yang Dialami Pembaca

Teknik copywriting headline lainnya adalah sebutkan masalah yang dialami pembaca. Dengan menyebut masalah yang dialami pembaca, headline Anda akan terlihat lebih relatable. Pembaca akan langsung tahu bahwa Anda paham apa yang mereka inginkan.

Contoh:

  • Kini Membuat Website Tak Lagi Sulit dengan Niagahoster!
  • Rumah Anda Bocor? Gunakan No Drop!
  • Tak Usah Khawatir Kehabisan Kuota dengan Paket Internet Unlimited
  • Razer Phone 2, Smartphone Gaming Anti Lag.
  • Ingin Punya Penghasilan Online? Mulai Aja Dulu di Tokopedia!

f. Beri Ajakan pada Pembaca

Teknik copywriting berikutnya adalah headline biasanya diawali dengan kata kerja. Intinya, Anda mengajak calon konsumen untuk meraih manfaat dengan menggunakan produk Anda.

Contoh:

  • Ayo Streaming Liga Inggris di Mola TV!
  • Minum Yakult Tiap Hari untuk Usus yang Lebih Sehat.
  • Nikmati Cita Rasa Khas Indonesia dengan Paket Kuliner Nusantara Indomie!
  • Minum Pocari Sweat untuk Gantikan Cairan dan Ion Tubuh.
  • Rasakan Website yang Lebih Cepat dan Stabil dengan Cloud Hosting Niagahoster!

g. Tampilkan Merk Anda di Headline

bannerlbo

Jika brand Anda sudah terkenal dan dipercaya banyak orang, Anda bisa menampilkannya di headline. Teknik copywriting ini juga cara yang bagus untuk membuat nama brand Anda diingat.

Contoh:

  • Cuci dan Bilas Cepat, dengan Sunlight!
  • Buat Bisnis Anda Semakin Bersaing dengan Email Hosting Niagahoster.
  • Sasa, Melezatkan Setiap Masakan!
  • Lestarikan Kuliner Indonesia dengan Tepung Beras Rose Brand.
  • Rucika, Solusi Pipa Air dengan Harga Terjangkau.

h. Sertakan Angka

Salah satu cara untuk membuat headline Anda terlihat konkret yaitu dengan menyertakan angka di dalamnya. Dengan begitu, pembaca akan lebih yakin dengan manfaat produk Anda.

Contoh:

  • Ayo Buat Website di Niagahoster! Jaminan Uptime 99.99%
  • Buat Selfie Lebih Bagus dengan Kamera 48 Megapixel Xiaomi Mi 10 Ultra.
  • Madu TJ, 100% Madu Pilihan!
  • Pos Express, 1 Hari Pasti Sampai!
  • Serba 13 Ribu di Ulang Tahun Pizza Hut Delivery!
2) Tulislah Deskripsi Produk yang Informatif dan Menjual

Setelah Anda berhasil mengundang perhatian calon konsumen dengan headline yang menarik. Saatnya untuk meyakinkan mereka dengan deskripsi produk yang menjual! Berikut beberapa teknik copywriting yang bisa Anda lakukan:

a. Gunakan Kombinasi Fitur dan Manfaat

Anda harus bisa mendefinisikan fitur dan manfaat produk Anda secara bersamaan. Karena keduanya saling melengkapi. Tanpa manfaat, calon konsumen akan kesulitan memahami fungsi produknya untuk mereka. Sedangkan tanpa fitur, produk Anda akan terlihat kurang menjual.

Contoh:

  • Teknologi LiteSpeed web server membuat loading website Anda jadi lebih kencang!
  • Sunsilk Black Shine Shampoo mengandung ekstrak urang aring untuk rambut hitam alami.
  • Dengan 11 bumbu dan rempah rahasia, KFC menyajikan cita rasa ayam terbaik.

b. Gunakan Kalimat Aktif

Teknik copywriting yabg informatis adalah menggunakan kalimat aktif. Saat mendeskripsikan produk, gunakan kalimat aktif. Tujuannya agar pesan yang Anda sampaikan lebih mudah dipahami dan tidak bertele-tele.

Contoh:

  • Oxyvit mengandung beta karoten dan vitamin C untuk pemulihan dan pencegahan penyakit.
  • Kasur Airland menggunakan sistem Chiropedic untuk kenyamanan tidur yang lebih
  • Eatsambel menggunakan cabai pilihan untuk cita rasa pedas yang lebih nendang!

c. Sertakan Fakta untuk Menjelaskan Manfaat Produk

Agar calon konsumen bisa semakin yakin dengan produk Anda, sertakan pula fakta yang mendukung bahwa produk Anda dapat dipercaya kualitasnya.

Contoh:

  • Aplikasi ini telah didownload lebih dari 100.000 pengguna.
  • 000 konsumen telah merasakan manfaat dari minuman herbal kami.
  • Software ini mampu meningkatkan performa perangkat Anda hingga 5 kali lipat!

d. Gunakan Bullet Points

Tidak semua calon konsumen akan membaca seluruh deskripsi produk Anda. Maka dari itu, teknik copywriting yang Anda buat yaitu jelaskan fitur dan manfaat produknya dengan bullet points. Sehingga mereka tidak akan melewatkan informasi pentingnya.

Contoh:

Multivitamin X mengandung berbagai macam vitamin yang bisa membuat semakin fit dalam menjalani hari-hari Anda!

  • Vitamin C untuk memelihara daya tahan tubuh.
  • Vitamin D untuk memperkuat tulang.
  • Vitamin B untuk meningkatkan energi.

e. Berikan Pembaca Alasan untuk Membeli

Terkadang penjual terlalu fokus pada fitur, hingga pada akhirnya lupa menjelaskan alasan mengapa calon konsumen harus membeli produknya. Oleh karena itu, lihatlah dari sudut pandang calon konsumen, lalu bertanyalah: Mengapa mereka harus membeli produknya? Manfaat apa yang akan mereka dapat?

Contoh:

  • Basmi seluruh ketombe dalam SEKALI keramas dengan Shampoo Anti Dandruff!
  • Dengan AC Inverter LG, Anda tak perlu lagi matikan perangkat elektronik lain untuk dinginkan ruangan Anda. Karena minim konsumsi watt, biaya listrik pun lebih hemat!

f. Hindari Kalimat yang Rumit

Copywriting dengan kalimat yang kelewat rumit hanya akan membingungkan calon konsumen saja. Oleh karena itu, teknik copywriting efektif adalah dengan menggunakan bahasa yang dimengerti semua orang. Hindari istilah-istilah yang terdengar seperti “jargon”.

Contoh:

  • Layanan kami akan membantu website Anda meraih lebih banyak “pengunjung” (bukan “traffic”).
  • Kami menawarkan solusi “lengkap” (bukan “holistik” atau “komprehensif”).

g. Gunakan Bahasa yang Sesuai dengan Karakter Bisnis Anda

Agar karakter brand Anda semakin kuat, gunakan gaya copywriting yang sesuai dengan persona brand Anda. Misalkan brand Anda punya karakter yang formal, maka Anda mesti menggunakan bahasa yang sesuai dengan karakter tersebut. Berikut adalah contoh copywriting Bukalapak yang sesuai dengan karakter mereka (trendy dan casual):

Contoh:

  • Gak cuma janji-janji manis. Mitra Bukalapak jelas bikin warung lebih laris!
  • Serbu seru produk terbaru, gadget freak harus punya!

h. Berikan Perbandingan

Ingin membuat manfaat produk Anda lebih menonjol? Anda bisa memberikan perbandingan di dalam teknik copyriting yang dibuat. Tapi ingat, pastikan Anda hanya fokus pada manfaat produk Anda saja, bukan menyerang objek atau brand yang dijadikan perbandingan.

Contoh:

  • Shampoo X New Formula memiliki khasiat yang lebih ampuh dibanding formula sebelumnya!
  • Kecepatan website yang menggunakan Litespeed Cache 40 kali lebih cepat dibandingkan website yang tidak menggunakannya!

i. Tingkatkan Kredibilitas Produk dengan Contoh

Jika produk Anda sudah banyak yang beli, keraguan calon konsumen untuk membeli akan berkurang. Oleh karena itu, Anda bisa menampilkan jumlah orang yang sudah menggunakan produk Anda.

Contoh:

  • Produk X sudah digunakan lebih dari 50.000 konsumen!
  • 800 konsumen sudah puas dengan layanan ini, apakah Anda selanjutnya?
3) Gunakan CTA (Call-to-Action) yang Tepat

Anda perlu mengarahkan calon konsumen untuk membeli produk Anda, caranya dengan menyediakan tombol untuk membeli. Tombol ini disebut tombol CTA. Agar calon konsumen mau mengklik tombolnya, ada beberapa teknik copywriting yang bias Anda coba.

a. Awali dengan Kata Kerja

Karena tujuan CTA adalah untuk mengarahkan calon konsumen. Anda perlu membuat instruksi yang jelas. Dan instruksi yang jelas diawali dengan kata kerja.

Contoh:

  • Pesan Tiketnya Sekarang Juga!
  • Subscribe Blog Ini.
  • Telepon Call Center Kami.

b. Fokus pada Satu Instruksi

Jika Anda memberi lebih dari satu instruksi, pembaca akan kebingungan harus memilih yang mana. Oleh karena itu, pastikan Anda hanya memberi satu instruksi saja di tombol CTA.

Contoh:

  • Yuk Order Menunya!
  • Ayo Registrasi di Sini!
  • Hubungi Kami Sekarang.

c. Sebutkan Apa yang Akan Diperoleh oleh Pembaca

Agar instruksinya semakin jelas, teknik copywriting yang Anda buat yaitu sebutkan apa yang akan didapat pembaca apabila mereka mengklik tombolnya.

Contoh:

  • Download Ebook di Sini!
  • Dapatkan Diskon 25% Sekarang!
  • Pesan Furniture Anda di Sini.

d. Gunakan Angka di Dalam CTA

Jika Anda ingin menawarkan diskon atau sekedar ingin meningkatkan urgensi calon pembeli, Anda bisa menyertakan angka di dalam tombol CTA-nya.

Contoh:

  • Booking sekarang juga! Sisa seat kurang dari 50!
  • Dapatkan Potongan Harga 50%
  • Belanja Hari Ini dengan Diskon 25%!

e. Jangan Terlalu Kaku

Selain tips dan teknik copywriting di atas, Anda bisa bebas berekspresi saat membuat tombol CTA. Tapi ingat, pastikan pesannya tetap jelas dan menarik dari sudut pandang konsumen.

Contoh:

  • Saya Ingin Berlangganan Paket X.
  • Saya Tertarik untuk Membuat Website Profesional.
  • Ingin Mulai Hidup Sehat? Klik di Sini.

Baca : Contoh Landing Page yang Menarik

Tips Copywriting

Tips dan Teknik Copywriting untuk Membuat Penawaran Lebih Efektif

Sekarang Anda sudah paham cara membuat copywriting yang menarik mulai dari headline hingga CTA. Tapi tunggu dulu.. Masih ada tips dan teknik copywriting lain yang bisa Anda praktikkan agar tulisan semakin efektif.

Teknik Copywriting Headline

a. Utamakan Rasa Ingin Tahu Pembaca

Orang yang membaca copywriting Anda akan lanjut membacanya jika mereka tertarik. Dan mereka akan tertarik jika copywriting-nya membuat mereka penasaran. Jadi, gunakanlah kalimat-kalimat yang menggugah rasa ingin tahu mereka. Seperti menyajikan fakta unik atau memberikan pertanyaan.

Contoh:

  • Sekarang Anda bisa membuat website profesional hanya dengan beberapa klik!
  • Ingin tahu cara mudah dan murah untuk bersihkan kulit secara alami?
b. Pengaruhi Perasaan Pembaca

Anda menulis copywriting untuk manusia, yang tentu punya perasaan. Jadi, sebisa mungkin Anda gunakan bahasa-bahasa yang mampu mempengaruhi sisi emosional calon konsumen mulai dari judulnya.

Contoh:

  • Berikan pendidikan terbaik untuk anak Anda dengan Asuransi
  • Nikmati momen berharga bersama keluarga Anda dengan Traveloka Xperience!

Teknik Copywriting Deskripsi Produk

c. Berikan Gambar atau Video

Anda perlu menampilkan elemen visual seperti gambar atau video untuk mendukung isi copywriting nya. Tujuannya agar calon konsumen tidak bosan dengan copywriting yang hanya berisi teks saja. Selain itu, copywriting Anda pun akan terlihat lebih interaktif.

Apapun elemen visual yang Anda gunakan, pastikan isinya relevan dengan penawaran Anda. Contohnya, Anda bisa menampilkan gambar yang berisi ilustrasi produk, atau menampilkan video yang berisi testimoni konsumen.

d. Sertakan Garansi

Sebelum membeli, terkadang pembeli khawatir produknya tidak sesuai ekspektasi. Oleh karena itu, hilangkan kekhawatiran mereka dengan menawarkan garansi. Sehingga tak ada lagi resiko yang perlu mereka hadapi ketika membeli produk Anda.

Contoh:

  • Tidak puas dengan layanan kami? Tenang, ada garansi 30 hari uang kembali!
  • Kalau Anda merasa produk kami kurang memuaskan, Kami akan berikan refund 100%!
e. Tampilkan Rating dan Testimoni

Untuk mendukung klaim di dalam copy, Anda bisa menampilkan social proof dalam bentuk rating atau testimoni. Keduanya bisa Anda dapatkan dari online marketplace, Google Bisnisku, atau review orang-orang yang pernah mencoba produk Anda.

Contoh:

  • “Kripiknya enak banget! Next time saya akan pesan lagi” – Konsumen A.
  • “Pelayanannya bagus, seller-nya fast respon, recommended banget” – Konsumen B.

Teknik Copywriting CTA

f. Dorong Urgensi

Ingin mendorong calon konsumen untuk membeli produknya saat ini juga? Cobalah untuk memberi urgensi. Caranya dengan memberi tahu bahwa ada manfaat yang akan mereka lewatkan apabila mereka tidak melakukan pembelian secepatnya.

Contoh:

  • Sisa stok kurang dari 100 unit!
  • Diskon 75% tinggal 1 hari lagi!
g. Berikan Bonus untuk Menarik Perhatian

Siapa yang tak suka bonus? Dengan menawarkan bonus, kemungkinan Anda untuk menarik perhatian calon konsumen akan lebih besar. Contohnya, Anda bisa menawarkan promo beli satu gratis satu atau potongan harga.

Contoh:

bannerlbo
  • Dapatkan Diskon 75% hingga hari ini!
  • Ikuti Promo beli 1 gratis 1!

Sekian informasi berkaitan dengan teknik copywriting agar tulisan lebih persuasif, semoga postingan kali ini mencerahkan sahabat semua. Tolong postingan teknik-teknik dalam copywriting ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

 

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

22793

Leave a Reply

Situs Penerima PPC
Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Keamanan WordPress Kecepatan WordPress Masalah WordPress Plugin Tips WordPress Tutorial Plugin Tutorial WordPress
Optimasi Gambar WebP
Plugin Optimasi Gambar WebP Format Terpopuler
Cara Setting W3 Total Cache
Cara Setting W3 Total Cache Lengkap dan Mudah
Setting Rank Math
Panduan Setting Rank Math untuk Optimasi SEO Website

DM Lainnya

Cafebisnis Pakarbot Ratakan

Jasa dan Pelatihan

Jasa Digital Jasa Lainnya Pelatihan

Theme

Kentooz Oketheme Theme Lainnya

Webhosting

Hosting Bisnis Hosting Personal Hosting Ternak Web
Google Ads Optimasi SEO Riset Keyword SEO Off Page SEO On Page Tools Google
SEO Tools Terbaik
SEO Tools Terbaik dan Gratis untuk Riset Kata Kunci
Panduan Optimasi SEO Image
Panduan Optimasi SEO Image untuk Memaksimalkan Website
Mengapa Content Marketing Penting
Mengapa Content Marketing Penting untuk Bisnis Kita
Tutorial Litespeed Cache
Tutorial Litespeed Cache untuk Mempercepat Website
Cara Membuat Form Kontak di Website
Cara Membuat Form Kontak di Website 100% Mudah Dilakukan
Cara Menangani Komentar SPAM di Website
Cara Menangani Komentar SPAM di Website 100% Ampuh
Pengaturan CloudFlare di Website
Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin