Solusi Kecepatan Website dari Segi Konfigurasi

Pembahasan kita kali ini adalah Ini Solusi Kecepatan Website dari Segi Konfigurasi. Setiap website harus dilakukan konfigurasi. Hal ini agar website yang Anda kelola bisa berjalan sebagai mana mestinya. Baik dari segi tampilan maupun kecepatan suatu website.

Solusi Kecepatan Website dari Segi Konfigurasi

Solusi Kecepatan Website dari Segi Konfigurasi

Berikut ini beberapa konfigurasi yang bisa membuat kecepatan website meningkat :

1. Disable Trackback dan Pingback

Trackback dan pingback bisa bikin website (WordPress) makin cepat terindeks oleh mesin pencari. Akan tetapi, fitur ini seringkali dimanfaatkan oleh para spammer untuk mendapatkan backlink otomatis.

Spam yang dikirimkan lambat laun bakal jadi sampah di database WordPress Anda. Hal ini, tentu saja, dapat menyebabkan loading website menjadi lebih lambat. Untuk menonaktifkan, Anda bisa menggunakan plugin bernama Disable XML-RPC Pingback.

Sebagai alternatif, Anda juga dapat melakukannya secara manual melalui Dashboard WordPress Anda > Settings > Discussion > Hilangkan centang pada opsi allow link notifications

2. Batasi Postingan per Halaman

Tampilkan konten andalan Anda pada halaman utama. Akan tetapi, sebaiknya Anda tidak serta-merta meletakkan semua konten yang ada di sana. Waktu load website bakal berkurang secara signifikan dengan membatasi jumlah tampilan postingan di tiap halamannya. Sebanyak 5 hingga 7 postingan tentu akan lebih meringankan dibandingkan 10 – 15 postingan di setiap halaman.

Cara membatasi jumlah postingan di halaman WordPress cukup mudah. Buka dashboard WordPress, lalu klik Setting > Reading. Setelah itu Anda bisa mengatur jumlah postingan di halaman WordPress di pilihan Blog pages show at most sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan.

3. Perbaiki Broken Link

Broken link bakal mengakibatkan suatu halaman tidak bisa diakses dan menampilkan pesan Error 404. Siapa pun yang mengakses website dan menginginkan suatu informasi pasti akan kecewa dan akan langsung keluar dari website Anda. Banyaknya kunjungan halaman yang rusak akan mempengaruhi citra Anda di mesin pencari maupun pengunjung website Anda. Karenanya, pastikan setiap halaman website dapat diakses dengan baik.

Anda pun tidak perlu repot-repot melakukannya secara manual. Dengan Google Webmaster Tools, Anda hanya perlu register dan melakukan pengecekan. Alhasil, semua broken link akan terdeteksi.

4. Turunkan Query Database

Request database WordPress ke server amat berpengaruh pada kecepatan website. Anda sebaiknya mengurangi pemakaian tabel database dengan query tinggi. Jika Anda tak tahu tabel database mana aja yang memberatkan server, silakan pakai plugin Query Monitor. Plugin ini bakal membantu Anda dalam melakukan pengecekan database. Info query database yang membebani performa server maupun query yang lambat dapat Anda lihat memakai plugin ini dengan mudah.

5. Hapus Query String dari Sumber Statis

Menghilangkan query statis seperti style-sheet dan Javascript bisa meningkatkan kecepatan website Anda. Akan tetapi, penghapusan cache tidak dapat dilakukan pada link yang berisi tanda baca “?”. Query string sebaiknya hanya digunakan untuk sumber dinamis. Lalu bagaimana cara menghapus query string dari sumber statis? Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan plugin Remove Query String from Static Resources.

6. Selalu Gunakan WordPress Versi Terbaru

WordPress adalah platform open source yang selalu berkembang dan akan terus disempurnakan. Anda harus selalu melakukan update versi terbaru WordPress karena update dilakukan untuk memperbarui fitur dan menghilangkan bug dalam versi sebelumnya. Jadi biasanya versi terbaru dari WordPress lebih baik kualitasnya buat keamanan dan kecepatan.

WordPress yang tidak update lebih lambat dan rentan terhadap ancaman seperti malware, virus, bahkan ancaman hacker. Update WordPress dapat dilakukan secara otomatis atau manual. Anda bisa melakukan update WordPress secara otomatis melalui dashboard.

7. Meminimalkan Redirect

Terkadang Anda membutuhkan redirect untuk mengarahkan pengunjung dari halaman website A ke halaman website B. Jadi ketika pengunjung klik link untuk membuka halaman website A, mereka akan diarahkan ke halaman website B. Biasanya hal ini terjadi ketika halaman website A sudah usang sehingga pengunjung diarahkan ke halaman website yang sudah diperbarui, yaitu halaman website B.

Walaupun bermanfaat, sayangnya redirect membutuhkan permintaan load HTTP berlebih dan menambah delay transmisi data dari server ke browser pengunjung. Jadi gunakan fitur redirect hanya untuk keadaan mendesak saja.

8. Batasi Revisi

Membatasi revisi postingan memang tidak serta-merta menambah kecepatan website. Namun, hal ini bisa meringankan database WordPress. Revisi postingan yang menumpuk bakal berimbas pada menumpuknya sampah dalam database. Batasi revisi dalam tiap postingan Anda dengan cara menambahkan kode berikut ini di wp-config:

define( ‘WP_POST_REVISIONS’, 5 );

Isikan angka sesuai jumlah revisi yang Anda inginkan.

9. Aktifkan Google AMP

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, mayoritas pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile. Tentu hal ini menjadi tugas bagi Anda untuk menyediakan website yang cepat diakses, terutama di perangkat mobile. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengaktifkan Google AMP. Google AMP (Accelerated Mobile Page) merupakan fitur milik Google yang keunggulan utamanya adalah memastikan konten dalam website Anda diakses lebih cepat di perangkat mobile.

Pada dasarnya, Google AMP bakal bikin halaman website lebih ringan. Penggunaan CSS, JavaScript, dan HTML akan diminimalisir oleh AMP sehingga perlu waktu muat lebih sedikit. Teknisnya, di sini AMP bakal menyimpan cache website lebih dulu. Cache inilah yang nantinya akan dimuat kembali supaya browser tidak perlu mengunduh file berulang kali untuk sekedar membuka halaman website.

Google AMP dapat diinstall seperti plugin lain pada umumnya. Anda perlu login dashboard WordPress lalu langsung menuju Plugin > AMP. Lalu, pilih plugin AMP. Setelah instalasi AMP berhasil, akses Appearance > AMP untuk melihat tampilan website Anda melalui perangkat mobile. Anda dapat menyesuaikan warna dan tampilan di perangkat mobile melalui pengaturan di Appearance.

Demikian informasi perihal Solusi Kecepatan Website dari Segi Konfigurasi, kami harap postingan ini berguna untuk kalian. Mohon postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply