Riset Kata Kunci yang Jitu dan Powerful

Dalam dunia SEO, sebelum mempromosikan suatu produk secara maksimal ada beberapa tahap yang harus dilakukan, salah satunya yakni keyword research. Seberapa pentingkah keyword research atau riset kata kunci ini?

Riset Kata Kunci

Riset Keyword yang Jitu dan Powerful

Jawabannya adalah sepenting produk yang bisa Anda tawarkan kepada yang akan membelinya. Sehingga riset keyword membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tergantung dari seberapa rumit konsep dari produk yang akan diriset.

Maksud dari keyword di sini adalah kata-kata yang diketikkan oleh seseorang di search engine. Jadi riset keyword dapat diartikan sebagai suatu riset yang dilakukan untuk menemukan daftar kata-kata kunci yang diketikkan di search engine.

Di mana kata-kata ini diketik oleh orang-orang yang sesuai dengan target market dari website Anda.

Tentunya riset keyword produk yang bisa langsung dipakai jauh lebih mudah ketimbang produk yang harus dipelajari penggunaannya hingga didapatkan manfaatnya.

Contoh ketika Anda menjual klorofil plus pastinya jauh lebih mudah ketimbang menjual “kartu belajar bahasa mandarin”.

Yang pasti riset kata kunci ini harus benar-benar dilakukan supaya bisa tahu segmentasi pasar dari produk yang akan dijual. Selain akan tahu keyword apa saja yang biasa dicari orang, secara otomatis Anda juga akan mengetahui siapa calon pembelinya.

Sehingga Anda dapat menjual produk dengan tepat sasaran. Di mana marketing tepat dan mantap, maka penjualan juga akan melonjak.

Segmen calon pembeli di sini seperti :

  • Apakah ia wanita atau pria;
  • Berapa range usianya (anak-anak, dewasa, orang tua, kakek atau nenek);
  • Segmentasi berdasarkan pekerjaannya (mahasiswa ataukah pebisnis, ibu-ibu ataukah bapak-bapak);
  • dll.

Dalam melakukan riset kata kunci ada beberapa ketentuan yaitu mencari data mengenai seberapa :

  • banyak orang yang mencari keyword dari search engine.
  • besar kompetisi dari keyword yang ingin Anda bidik.
  • banyak website yang membidik keyword yang sama dengan keyword yang ingin Anda bidik.

Hasil riset kata kunci (keyword) ini bisa Anda terapkan langsung ke dalam blog / website. Sehingga website menjadi lebih SEO friendly.

Selain itu Anda pun bisa langsung memarketingkan produk berdasarkan hasil dari riset keyword tadi. SEO friendly merupakan sebuah istilah dimana suatu website akan lebih dikenal oleh mesin pencari sesuai dengan keyword yang sudah ditargetkan.

Keyword menurut Search Intent

Untuk melakukan riset kata kunci sebelumnya Anda harus tahu keyword menurut search intent. Ada beberapa keyword berdasarkan search intent yaitu :

1. Informational Keyword

Jenis keyword yang mengantarkan pembaca kepada konten yang memberikan penjelasan lengkap mengenai satu topik. Sebagai contoh kata kunci “big bang theory” bermakna dua hal yang berbeda.

Akan tetapi, karena mayoritas pencari bermaksud mencari serial televisi The Big Bang Theory, Google mengutamakan konten yang membahas serial TV tersebut dibanding teori sains Big Bang Theory.

Dan ini juga biasa disebut dengan LSI Keyword. Di mana LSI Keyword yaitu kata kunci yang dianggap relevan oleh mesin pencari. Untuk selengkapnya mengenai definisi dan manfaat LSI Keyword dalam aktivitas riset kata kunci.

Manfaat LSI Keyword

2. Navigational Keyword

Kata kunci yang biasanya langsung mengarah ke merek tertentu. Misalnya, kata kunci seperti “facebook”, “twitter”, “youtube”, atau “instagram”.

Saat mengetik kata kunci (keyword) tersebut, pengguna mau langsung diarahkan ke website resmi merek tersebut. Bukan diarahkan ke penjelasan tentang sejarah merek-merek tersebut.

3. Commercial Investigation Keyword

Kata kunci yang digunakan pencari untuk mendapatkan informasi mengenai perbandingan produk dari beberapa merek. Contohnya adalah kata kunci seperti “sepatu terbaik”, “smartphone gaming terbaik”, “laptop gaming terbaik”, atau “mouse terbaik”.

Ketika mencari kata kunci tersebut, pengguna ingin melakukan perbandingan kelebihan dan kelemahan dari masing-masing merek.

4. Transactional Keyword

Kata kunci yang digunakan pencari ketika mereka sudah di fase pembelian atau transaksi. Biasanya pencari menggunakan kata kunci yang menunjukkan transaksi seperti beli atau murah.

Contohnya, “beli laptop”, “beli domain”, atau “beli smartphone”.

Indikator Riset Keyword

Apa yang mesti Anda perhatikan dalam melakukan riset keyword untuk website? Biasanya ada beberapa komponen penting yang mesti diperhatikan dalam menjalankan riset keyword.

Dalam riset kata kunci, ada 5 indikator yang harus Anda perhatikan, yakni :

1. Search Volume (Volume Pencarian)

Volume pencarian keyword merupakan banyaknya pencarian sebuah kata kunci dalam kurun waktu tertentu. Umumnya keyword tool akan menampilkan banyaknya jumlah pencarian keyword dalam 1 bulan terakhir.

Misalnya, search volume sebuah keyword menunjukkan angka 100 ribu. Artinya, kata kunci (keyword) tersebut dicari sebanyak 100 ribu kali di Google dalam kurun waktu 1 bulan.

2. Keyword Difficulty (Tingkat Kesulitan Keyword)

Keyword Difficulty (KD) berguna untuk menunjukkan tingkat kesulitan dari suatu kata kunci supaya ada di halaman teratas hasil pencarian.

Biasanya, keyword tool memakai skala 0 – 100. Semakin besar angkanya, maka makin sulit keyword tersebut untuk menempati posisi pertama hasil pencarian.

Biasanya KD akan memperlihatkan berapa banyak backlink yang diperlukan supaya sebuah konten bisa ada di halaman pertama mesin pencarian. Semakin tinggi keyword difficulty, maka makin banyak juga backlink yang diperlukan.

3. Keyword Suggestion (Saran Kata Kunci)

Keyword Suggestion merupakan kumpulan kata kunci yang berhubungan dengan kata kunci yang Anda riset / cari. Misalnya, Anda akan melakukan riset keyword untuk kata kunci “membuat website”.

Maka dalam riset kata kunci dengan keyword tool akan memberikan rekomendasi kata kunci seperti di bawah:

  • cara membuat website
  • membuat website gratis
  • membuat website mudah
  • dll

Lewat fitur keyword suggestion dari Google ini, Anda dapat menemukan lebih banyak kata kunci yang memang cocok untuk website Anda. Umumnya, layanan keyword tool akan memberikan rekomendasi berupa long tail keyword.

Apa itu long tail keyword? Long tail keyword yaitu kata kunci yang mengandung setidaknya 3 kata atau lebih yang bisa digunakan. Seperti contoh yang sudah disebutkan di atas.

Memakai long tail keyword dianjurkan supaya bisa menarik lebih banyak pengunjung. Sebab 70 persen pencarian di Google terdiri dari long tail keyword.

Misalnya, dibandingkan hanya mencari keyword “website”, pengguna bisa memperoleh informasi yang lebih lengkap dan jelas. Yakni dengan mengetik kata kunci :

  • cara membuat website,
  • cara membuat website mudah,
  • dll.

4. Search Engine Result Pages (SERPs)

SERPs akan menunjukkan beberapa laman yang berada di peringkat teratas dalam hasil pencarian keyword yang Anda riset.

Fungsi SERPs yaitu untuk melihat seperti apa kualitas dari laman-laman yang dapat menduduki peringkat satu hasil pencarian mesin pencari Google.

Baca juga: Apa Itu SERP? Kenapa Penting Bagi SEO?

5. Search Intent

Adalah maksud yang diinginkan pencari untuk sebuah kata kunci. Satu kata kunci bisa memiliki lebih dari satu interpretasi dan Google mengutamakan interpretasi yang sesuai dengan keinginan pencari.

Mulai Riset Kata Kunci

Dalam mencari atau riset kata kunci yang tepat untuk website, ada beberapa langkah yang harus dilakukan yaitu :

  1. Menentukan niche atau topik yang hendak dibahas di blog Anda.
  2. Membuat daftar keyword yang hendak Anda pergunakan.
  3. Jabarkan manfaat dari produk (jika niche Anda adalah produk yang dijual)
  4. Menganalisis kompetisi keyword yang ada.
  5. Melakukan riset pada keyword-keyword yang akan dipergunakan.
Langkah pertama : Tentukan Niche

Hal yang harus pertama dilakukan saat akan riset kata kunci adalah tentukan niche atau topik yang akan Anda bahas. Niche ini berguna untuk memudahkan dalam melakukan riset keyword agar keyword yang digunakan sesuai dengan website yang akan dibuat.

Memilih niche yang tepat akan sangat membantu untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari website Anda tersebut. Niche / topik yang baik adalah yang banyak dicari oleh orang namun memiliki tingkat kompetisi rendah.

Selain itu pilihlah niche yang berlaku sepanjang masa, bukan musiman yang nantinya bisa ketinggalan jaman. Berikut beberapa ide untuk memilih niche yang sesuai dengan Anda :

  • Pilihlah niche dari hal-hal yang paling diminati, misalnya sepakbola, peluang bisnis, musik, dll.
  • Pilihlah niche dari hal-hal yang merupakan skill Anda, misalnya memasak, bahasa Inggris, diet, dll.
  • Pilihlah niche dari hal-hal yang sedang dikerjakan saat ini.
  • Pilihlah niche sesuai dengan produk yang Anda jual, misalnya Synergy Detox.
Langkah kedua : Membuat Daftar Keyword

Langkah kedua untuk melakukan riset kata kunci (keyword) yaitu membuat daftar keyword yang banyak. Beberapa cara untuk membuat daftar keyword yaitu:

  • Menggunakan otak, imajinasi dan common sense.
  • Menggunakan keyword research tools.
  • Melihat website kompetitor.
Langkah ketiga : Jabarkan Manfaat Produk

Langkah riset kata kunci selanjutnya adalah menjabarkan produk Anda. Bila niche website adalah produk yang akan dijual maka, Anda harus bisa menjabarkan manfaat produk ke dalam beberapa kalimat.

Sehingga ketika produk Anda dimarketingkan maka pasarnya betul-betul tersegmentasi dengan benar. Lagi-lagi yang harus dipikirkan adalah apa yang membuat orang membeli produk dan seberapa pentingnya orang mengambil manfaat dari produk yang dijual.

Misalnya produk yang Anda jual adalah Synergy Detox. Maka pastinya Anda tahu betul orang-orang seperti apa yang memanfaatkan Synergy Detox dan telah mendapatkan khasiatnya.

Sehingga berfikir secara fundamental benar-benar amat dibutuhkan. Sebagai contoh Synergy Detox itu erat sekali kaitannya dengan khasiat untuk kesehatan maupun dalam menyembuhkan penyakit.

Sehingga kata kunci utama Anda adalah kesehatan dan penyakit. Belakangan ketika menjual Synergy Detox tersebut sangat laris jika menjualnya kepada orang yang terkena penyakit maupun yang ingin mencegahnya.

Maka pikiran fundamentalnya yaitu Anda memberikan solusi atas suatu permasalahan. Sehingga orang yang mengalami suatu permasalahan inilah yang menjadi target market Anda.

Sehingga keyword untuk Synergy Detox yang Anda jual paling tidak terdiri dari, khasiat untuk kesehatan dan obat suatu penyakit. Dari sini sudah bisa diketahui siapa saja yang akan membeli produk Anda.

Setelah itu baru Anda bisa lanjut untuk riset kata kunci menggunakan tools / alat-alat yang bisa membantu.

Langkah keempat: Analisis Kompetisi Keyword

Langkah riset kata kunci selanjutnya yaitu menganalisis tingkat kompetisi dari keyword. Untuk melakukan riset atau analisis kompetisi suatu keyword ada dua langkah yang bisa dilakukan yaitu :

  • mencari data berapa banyak pencarian atas suatu keyword.
  • mencari tingkat kompetisi dari keyword yang hendak dibidik.

Mendapatkan Keyword yang Tepat

Langkah kelima: Keyword Research Tool

Dari sinilah Anda bisa mulai bereksperimen untuk mendapatkan keyword yang jitu dan ampuh dalam memarketingkan produk.

Ada beberapa Keyword Research Tool yang sangat powerful dalam memberikan suggestion atau anjuran kata kunci yang bisa digunakan.

Berikut beberapa tools untuk mendapatkan kata kunci yang tepat tersebut yaitu :

  • Google Keyword Planner,
  • Google Trends,
  • Google Suggest,
  • UberSuggest,
  • Kewyord Shitter,
  • Keyword Tracker
  • KWFinder,
  • MOZ,
  • SEMrush,
  • Answer The Public,
  • Soovle,
  • Ahrefs,
  • dan banyak lagi.

Riset kata kunci ini juga bisa digunakan untuk pemilihan nama domain. Karena nama domain juga memegang peranan agak penting dalam SEO.

Ada baiknya Anda mengupayakan untuk memilih nama domain yang mengandung keyword yang dituju. Karena hal ini sedikit lebih memudahkan aktivitas SEO yang harus Anda lakukan.

Demikian info terkait dengan riset kata kunci yang jitu dan powerful, semoga post kali ini bermanfaat untuk Anda. Mohon post riset keyword ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi: Jasa Pembuatan Artikel Spintax LBO Profesional

Leave a Reply

Memperbaiki Permalink Website
Cara Memperbaiki Permalink Website yang Rusak
Reset Website WordPress
Cara Reset Website WordPress dengan Mudah
Membuat Custom Login
Cara Membuat Custom Login di Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Web Siap
Fitur di cPanel Hosting
Fitur di cPanel Hosting Website
Domain Tingkat Atas
Jenis Domain Tingkat Atas Terbaik yang Ada Sekarang
Keunggulan Domain Berbayar
Keunggulan Domain Berbayar bagi Bisnis yang Perlu Diketahui

Dasar SEO

Pengenalan SEO Riset Keyword

Optimasi Lanjutan

Copywriting Error Website Tips SEO

Teknik SEO

SEO Off Page SEO OnPage SEO Teknikal

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Bisnis Jualan Link PPC Program Afiliasi Publisher Sumber Lain
Mendapatkan Uang dari Website
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Jualan Online via Website
Jualan Online via Website yang Mudah Dilakukan
Platform SeedBacklink
Platform Seedbacklink Solusi Promosi Website dan Income Online
Membersihkan Cache
Cara Membersihkan Cache pada Website
Menggunakan Editor Gutenberg
Cara Menggunakan Editor Gutenberg Lengkap di WordPress
Plugin WordPress
Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan
Cara Instal dan Ganti Theme Website
Cara Instal dan Ganti Theme Website