Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin

Pembahasan kita kali ini adalah pengaturan CloudFlare di website dengan plugin. Cloudflare merupakan sebuah Content Delivery Network (CDN) yang punya fitur lebih baik dari standar CDN yang ditawarkan. Untuk memahami lebih dalam mengenai cloudflare berikut penjelasannya.

Pengaturan CloudFlare di Website

Membuat Akun CloudFlare

Silakan buka website CloudFlare dan klik tombol Sign Up buat bikin akun. Silakan isi semua yang diperlukan dan klik Create Account. Lewati langkah ini apabila Anda telah memiliki akun CloudFlare.

Menambahkan Nama Domain di CloudFlare

Setelah Anda berhasil terdaftar di CloudFlare, Anda akan diminta untuk menambahkan domain dari website Anda. Silakan masukkan nama domain dan klik Scan DNS Records. Proses ini memerlukan waktu beberapa menit.

Mengecek DNS Record Domain Anda di CloudFlare

Di sini Anda akan dihadapkan pada pilihan paket CloudFlare. Silakan pilih yang versi gratis dan klik tombol Continue. Sekarang Anda akan mendapatkan nameserver dari CloudFlare. Silakan login ke domain panel yang dimiliki buat melakukan update namserver sesuai dengan nameserver yang diperoleh dari CloudFlare. Klik tombol Continue untuk melanjutkan.

Catatan: Proses propagasi secara penuh biasanya memerlukan waktu hingga 72 jam ke depan. Setelah nameserver berhasil diperbarui, Anda akan menerima konfirmasi email dari CloudFlare. Anda juga dapat mengecek status melalui website CloudFlare. Website Anda tidak akan mengalami downtime selama proses ini.

Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin

Apabila website Anda menggunakan WordPress, Anda dapat menginstal plugin CloudFlare guna memudahkan pengaturan fitur CloudFlare di dashboard admin. CloudFlare memiliki plugin yang cukup bagus untuk WordPress, lengkap dengan beragam fitur yang mudah digunakan seperti:

  • Optimasi WordPress dalam satu klik.
  • Aturan Web Aplication Firewall.
  • Membersihkan cache otomatis.
  • Statistik.
  • Kemampuan mengubah pengaturan CloudFlare tanpa harus masuk ke dashboard CloudFlare.

Silakan login ke dashboard WordPress Anda lalu instal plugin CloudFlare. Setelah proses instalasi selesai dan plugin berhasil diaktifkan, Anda dapat mulai melakukan konfigurasi plugin CloudFlare.

Selanjutnya Anda dapat masuk ke menu Plugins, pilih Installed Plugins, kemudian pada plugin CloudFlare silakan klik Settings untuk melakukan konfigurasi. Anda akan diminta memasukan email dan API key. Silakan klik tombol Get your API Key from here. Lalu akan muncul pop up buat login ke akun CloudFlare. Dimana Anda bisa menemukan API Key pada bagian API KEY.

Setelah memperoleh API Key, silakan masukkan alamat email Anda dan API Key ke dalam formulir sebelumnya. Lalu klik tombol SAVE API Credentials. Anda akan diarahkan ke halaman seting CloudFlare, silakan klik tombol Apply pada baris Apply Default Settings. Anda bisa memakai pengaturan default CloudFlare buat website (WordPress).

Kami sangat merekomendasikan agar Anda mengaktifkan Automatic Cache dengan mengklik tombol Enable pada baris Automatic Cache. Mengaktifkan Automatic Cache dapat membantu menghapus cache pada CloudFlare ketika dilakukan update desain pada website Anda.

Sekian informasi seputar Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin, semoga artikel kali ini berguna untuk kalian. Tolong artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

 

Leave a Reply