Menu Advanced pada cPanel Website

Di artikel ini kami akan bahas berkaitan dengan Menu Advanced pada cPanel Website. Setting Advanced ini bertujuan buat memberikan pengaturan fungsi yang lebih lanjut di website. Di sini Anda bisa melakukan setting terhadap perintah-perintah tertentu dan cara menjalankannya sampai fungsi buat melakukan scanning virus di website.

Menu Advanced pada cPanel

Menu Advanced pada cPanel

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

a. Cron Jobs

Memungkinkan Anda untuk menjalankan perintah tertentu pada periode waktu tertentu secara otomatis.

Cara Pasang Cron Job di cPanel

Fitur Cron Jobs ini memungkinkan Anda menjalankan perintah atau script tertentu secara otomatis via cPanel. Perintah atau script ini dapat dijalankan dalam waktu dan interval tertentu. Contohnya, Anda bisa bikin perintah cron job buat menghapus temporary file secara berkala demi meluangkan lebih banyak disk space.

Berikut adalah tutorialnya :

  1. Masuk ke menu Advanced pada halaman utama cPanel.
  2. Lalu klik Cron Jobs.
  3. Pada halaman utama Cron Jobs, pertama-tama Anda dapat mengubah alamat email yang digunakan terlebih dahulu. Fungsinya, Anda bakal menerima email secara otomatis saat Cron Job menjalankan perintah. Kosongkan jika Anda tidak mau mengubahnya.
  4. Berikutnya Anda bisa mulai melakukan setting cron job yang diinginkan. Pilih pilihan Common Settings jika Anda tak menginginkan pengaturan yang terlalu rumit. Contohnya kita memilih 1st and 15th (dua kali dalam sebulan, setiap tanggal 1 dan 15). Kolom isian sesudahnya bakal terisi secara otomatis sebab ini adalah preset.
  5. Perintah yang mau dijalankan bisa Anda masukkan pada kolom isian Command (masukkan path-nya dari root).
  6. Klik tombol Add New Cron Job untuk melanjutkan.
  7. Berhasil! Anda akan menerima notifikasi apabila cron job telah berhasil dibuat oleh cPanel.
  8. Lalu, cron job aktif milik Anda pun akan muncul pada daftar.

Perhatian:

Anda disarankan untuk memahami bahasa pemrograman Linux lebih dulu supaya cron jobs bisa diterapkan secara efektif.

b. Track DNS

Digunakan untuk mengetahui DNS pada domain Anda.

c. Indexes

Fitur ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan cara direktori akan dilihat di website. Anda bisa memilih antara default, tak ada indeks, atau dua jenis pengindeksan.

Cara Menggunakan Index Manager pada cPanel

Index Manager mengizinkan Anda buat mengatur bagaimana direktori dalam website ditampilkan. Berikut kami berikan kepada Anda cara menggunakannya :

  1. Klik Index Manager di menu Advanced pada halaman utama cPanel.
  2. Kemudian akan muncul halaman berikutnya. Anda diminta memilik direktori mana yang ingin Anda buka, misalnya Web Root. Untuk melanjutkan Anda dapat meng-klik tombol Go.
  3. Anda diarahkan ke halaman Index Manager. Klik salah satu folder yang ada buat melakukan pengaturan.
  4. Pada halaman tersebut ada empat pilihan indexing yang dapat Anda pilih. Contoh Anda pilih No Indexing, sehingga pengunjung tidak dapat melihat file apapun dalam direktori yang Anda buat. Klik tombol save untuk melanjutkan.
  5. Selesai! Anda akan mendapatkan notifikasi apabila pengaturan index telah berhasil dilakukan.
  6. Klik tombol “Go Back” buat kembali ke halaman sebelumnya. Anda dapat melakukan pengaturan kembali jika menginginkan.

Empat pilihan indexing yang bisa dipilih :

  • Default System Setting : seluruh konten dalam direktori bakal ditampilkan.
  • No indexing : konten dalam direktori tak akan ditampilkan.
  • Standard indexing (filename only) : bikin browser cuma menampilkan konten bergambar dalam direktori.
  • Fancying Indexing, mencegah browser menampilkan konten bergambar dalam direktori

d. Error Pages

Di sini bakal diinformasikan pada pengunjung saat ada masalah dalam mengakses website Anda. Setiap jenis error memiliki kode sendiri.

Cara Membuat Halaman Error pada cPanel

Error page bisa memberikan informasi pada pelanggan jika terjadi permasalahan (error) di website. Tiap jenis masalah akan direspon oleh kode yang berbeda. Contohnya, kalau mereka mengetikkan URL yang salah maka akan muncul pesan error 404. Sedangkan pesan error 401 bakal muncul apabila pengunjung mencoba membuka file dengan akses terbatas.

Berikut adalah tutorialnya untuk Anda :

  1. Masuk ke bagian Advanced pada halaman utama cPanel Anda, kemudian klik Error Pages.
  2. Pilih domain yang ingin Anda gunakan terlebih dahulu. Jika sudah, ada beberapa pilihan Error Page yang dapat Anda pilih. Contohnya Anda akan mencoba membuat 404 Error Page.
  3. Anda akan diarahkan ke halaman editing, Anda dapat memasukkan beberapa tags sekaligus untuk melakukan kustomisasi lanjutan. HTML tags pun turut bisa digunakan sampai tampilan Error Page sama seperti halaman lain pada website Anda.
  4. Klik tombol Save pada bagian bawah apabila sudah selesai.
  5. Selesai! Anda akan menerima notifikasi apabila Error Page telah berhasil disimpan. Anda dapat kembali ke halaman sebelumnya atau ke halaman edit HTML Error Page Anda dengan meng-klik tombol yang tersedia jika menginginkan.

e. Apache Handlers

Dipakai buat mengontrol bagaimana perangkat lunak server website Apache mengelola file tertentu buat website.

f. MIME Types

Memberi tahu browser cara menangani ekstensi tertentu.

g. Virus Scanner

Digunakan untuk melakukan scanning website Anda. Aktivitas ini bertujuan buat menjaga apakah website telah bersih dari adanya virus atau belum.

Demikian informasi tentang Menu Advanced pada cPanel, semoga artikel kali ini membantu Anda. Tolong artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply