Cara Mengatasi Error Maximum Execution Time di Website

Apakah website Anda mengalami masalah saat sedang menjalankan program tiba-tiba berhenti? Mungkin itu terjadi karena script PHP yang sedang dijalankan butuh waktu lebih lama untuk diproses. Untuk mengatasi error maximum execution time di website, Anda bisa mengikuti panduan di artikel ini.

Error Maximum Execution Time

Maximum Execution Time

Para pengguna website WordPress mungkin pernah mendapatkan notifikasi error. Di mana notifikasi error tersebut berupa teks yang berbunyi : “Fatal error: Maximum execution time of 30 seconds exceeded”.

Bila Anda salah satunya, janganlah khawatir. Artikel ini akan memuat cara mengatasi masalah waktu eksekusi maksimum terlampaui pada website ini dalam beberapa pilihan cara.

Apa Itu Maximum Execution Time?

Masalah waktu eksekusi maksimum terlampaui (Maximum Execution Time Exceeded) di website ini sebenarnya tak separah kedengarannya.

Pada dasarnya, masalah ini diakibatkan oleh script PHP yang berjalan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, yakni 30 detik.

Dengan kata lain, segala proses di website yang berjalan lebih dari 30 detik akan dihentikan. Ini merupakan kebijakan yang dilakukan untuk melindungi server dari resource abuse.

Cara mengatasi error maximum execution time of 30 seconds exceeded juga tak serumit yang Anda bayangkan. Anda akan dipandu untuk melakukan untuk mengatasi masalah ini dibawah.

Cara Mengatasi PHP Time Limit

Ada lima cara yang bisa dilakukan untuk menanggulangi atau mengatasi error maximum execution time of 30 seconds.

Namun perlu diperhatikan bahwa keempat cara ini tak harus dilakukan semua. Jadi bila salah satunya sudah berhasil, Anda tak perlu menggunakan yang lainnya.

Berikut ini empat cara tersebut :

a. Mengedit File .htaccess

Cara pertama mengatasi error maximum execution time exceeded yaitu edit file .htaccess. File .htaccess merupakan file pengaturan yang dipakai untuk memanipulasi berbagai konfigurasi server. Durasi maksimal pemrosesan script PHP merupakan salah satunya.

Untuk mengakses file tersebut, Anda dapat memakai file manager yang ada di panel kontrol (cPanel) Anda. Untuk mengakses file .htaccess, caranya adalah sebagai berikut :

  • login ke cPanel
  • klik File Manager di Menu Files
  • lalu klik public_html
  • pilih file .htaccess

Namun, terkadang ada kemungkinan Anda tak dapat menemukan file .htaccess di File Manager. Ada dua faktor yang menyebabkan file .htaccess tidak bisa ditemukan yaitu :

1. file .htaccess berstatus hidden

Untuk memastikannya, langkah pertama yang harus Anda lakukan yaitu mengaktifkan setting Show Hidden Files melalui pengaturan file manager cPanel.

Tombol menu pengaturan file manager cPanel bisa Anda temukan di pojok kanan atas layar. Lalu klik checkbox pada “Show Hidden Files (dotfiles)”, kemudian klik Save.

2. Anda memang tak memiliki file .htaccess

Jika memang tak ada file .htaccess di folder public_html, Anda harus membuatnya. Caranya cukup mudah, yaitu :

  • Klik tombol File pada toolbar file manager cPanel (di sebelah kiri atas yang bertanda “+”)
  • Kemudian Anda ketikkan .htaccess pada kolom New File Name
  • Lalu klik Create New File

Sekarang saatnya Anda melakukan edit file .htaccess, caranya yaitu :

  • Klik kanan pada file .htaccess, lalu Anda pilih Edit
  • Tambahkan kode di bawah ini (taruh pada bagian paling bawah file tersebut)

php_value max_execution_time 60

  • Bila sudah, klik tombol Save Changes pada pojok kanan atas layar

Perlu diingat bahwa Anda dapat menaikkan durasi maksimal tersebut sesuka hati. Jika setelah dinaikkan jadi 60 detik masih muncul error, coba naikkan lagi sampai 120 detik.

b. Mengedit File wp-config.php

Sama seperti .htaccess, file wp-config.php pun terletak di dalam folder public_html. Cara mengatasi error maximum execution time di file wp-config.php juga sama seperti file .htaccess, yaitu :

  • login ke cPanel
  • klik File Manager di Menu Files
  • lalu klik public_html
  • pilih file .wp-config.php, lalu klik kanan
  • pilih edit
  • selanjutnya, tambahkan kode di bawah ini (taruh pada bagian paling bawah file tersebut)

set_time_limit (60)

  • lalu klik Save Changes.

c. Mengedit File php.ini

File konfigurasi lain yang bisa Anda manipulasi untuk menangani atau mengatasi maximum execution time of 30 seconds exceeded yaitu php.ini. Seperti kedua file sebelumnya, file php.ini pun ada di folder public_html. Kode yang harus Anda tambahkan di dalamnya yaitu :

max_execution_time = 120

 d. Melalui Pengaturan Versi PHP di cPanel

Selain file manager, Anda pun dapat mengatasi error maximum execution time lewat pengaturan versi PHP di cPanel. Caranya :

  • login ke cPanel
  • klik Select PHP Version di Menu Software
  • lalu klik Options
  • Pada kolom max_execution_time naikkan angkanya dari 30 jadi 60 atau lebih

Perubahan ini tersimpan secara otomatis, jadi Anda dapat langsung meninggalkan cPanel bila sudah selesai.

e. Install Plugin

Bila website Anda menggunakan CMS WordPress untuk mengatasi error maximum execution time bisa dengan instal plugin.

WordPress merupakan platform CMS terbesar yang menawarkan beragam fitur dan tool. Bahkan menyediakan ribuan plugin yang dapat memenuhi kebutuhan Anda.

Untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menaikkan batas waktu maximum execution time memakai plugin WP Maximum Execution Time Execeeded.

Plugin ini bisa membantu file .htaccess Anda untuk menaikkan batas waktu maximum execution time. Namun Anda tak harus melakukan apa-apa lagi bila plugin ini telah terinstall.

Karena tak ada halaman pengaturan. Anda cukup menghapus plugin ini bila mau membatalkan perubahan yang telah dilakukan di file .htaccess.

Baca juga : Cara Mengatasi Error File Terlalu Besar di Website

Segera Atasi Error Maximum Execution Time Sekarang!

Sampai pada bagian ini Anda sudah mempelajari beberapa cara untuk mengatasi Maximum Execution Time, di antaranya :

  • Menaikkan nilai maximum_execution_time di file .htaccess.
  • Mengatur nilai set_time_limit yang lebih besar dari nilai file di file wp-config.php.
  • Mengubah file php.ini untuk meningkatkan nilai / perintah maximum_execution_time.
  • Mengubah pengaturan (setting) PHP via
  • Install plugin WordPress.

Kini Anda sudah tahu 5 cara menaikkan limit waktu max_execution_time website. pengaturan ini untuk mengatasi error maximum execution time exceeded. Anda pun bisa coba hubungi CS penyedia layanan hosting terpercaya untuk mengatasi masalah ini.

Leave a Reply

Memperbaiki Permalink Website
Cara Memperbaiki Permalink Website yang Rusak
Reset Website WordPress
Cara Reset Website WordPress dengan Mudah
Membuat Custom Login
Cara Membuat Custom Login di Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Web Siap
Fitur di cPanel Hosting
Fitur di cPanel Hosting Website
Domain Tingkat Atas
Jenis Domain Tingkat Atas Terbaik yang Ada Sekarang
Keunggulan Domain Berbayar
Keunggulan Domain Berbayar bagi Bisnis yang Perlu Diketahui

Dasar SEO

Pengenalan SEO Riset Keyword

Optimasi Lanjutan

Copywriting Error Website Tips SEO

Teknik SEO

SEO Off Page SEO OnPage SEO Teknikal

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Bisnis Jualan Link PPC Program Afiliasi Publisher Sumber Lain
Mendapatkan Uang dari Website
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Jualan Online via Website
Jualan Online via Website yang Mudah Dilakukan
Platform SeedBacklink
Platform Seedbacklink Solusi Promosi Website dan Income Online
Membersihkan Cache
Cara Membersihkan Cache pada Website
Menggunakan Editor Gutenberg
Cara Menggunakan Editor Gutenberg Lengkap di WordPress
Plugin WordPress
Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan
Cara Instal dan Ganti Theme Website
Cara Instal dan Ganti Theme Website