Cara Mengatasi Error 501 Not Implemented pada Website

Apakah di website Anda muncul pesan / notifikasi error 501? Bila iya, itu artinya Anda sedang membaca artikel yang tepat. Karena di artikel ini akan membahas perihal error 501 dan juga bagaimana cara mengatasi error 501 Not Impemented ini.

Mengatasi Error 501

Apa itu Error 501?

Sebagai pemilik website, tentu menyebalkan jika mendapati halaman website Anda muncul dengan HTTP error message. Salah satunya adalah 501 not implemented error. Apalagi bila Anda tak sepenuhnya tahu apa arti dari notifikasi HTTP error tersebut.

Lalu, apa itu error 501 Not Implemented? Error 501 yaitu notifikasi / pesan error yang muncul karena server tak punya kemampuan untuk memenuhi permintaan data (request). Error semacam ini dapat terjadi juga karena server tak mengenali metode permintaan data.

Error 501 not implemented bisa muncul dalam banyak bentuk. Hal ini karena terdapat beragam :

  • browser,
  • server web, dan
  • sistem operasi (OS).

Berikut beberapa variasi dari error ini, seperti :

  • The server either does not recognize the request method, or lacks the ability to fulfill the request;
  • HTTP Error 501 Not Implemented;
  • 501 Not Implemented;
  • HTTP 501;
  • Error 501;
  • dll.
Penyebab Error 501

Sebelum tahu cara mengatasi error 501, Anda perlu tahu dulu apa saja penyebab dari masalah ini. 501 merupakan kode yang menunjukkan masalah yang terjadi pada server.

Lalu, apa sebenarnya penyebab error 501? Penyebab error ini bisa bermacam-macam. Tapi yang paling umum, yakni :

1. Virus atau Malware

Sebenarnya, terkadang server bukanlah penyebab error 501, melainkan browser Anda. Serangan yang berat bisa membuat browser Anda rusak. Serta virus bisa mengambil alih dan mengontrol browser Anda.

2. Server Error

Masalah ini biasanya terjadi saat server tak bisa menanggapi permintaan dari browser yang pengguna (user) pakai. Error 501 juga bisa terjadi karena aplikasi website mencoba eminta kumpulan data dari server.

3. Server Overload

Error 501 dapat terjadi juga karena lonjakan trafik (traffic) di website Anda. Bila ini berlangsung sementara, Anda bisa tunggu dahulu beberapa waktu. Baru kemudian Anda lakukan reload page.

Tapi, bila tak ada perubahan, maka satu-satunya solusi yaitu melakukan upgrade ke paket hosting yang kapasitasnya lebih tinggi.

4. Software Tak Ter-update

Software tak update atau kualitas update yang buruk. Kedua kemungkinan ini mengakibatkan server tak mampu memenuhi permintaan browser.

5. Kesalahan Konfigurasi

Kesalahan konfigurasi pada NGINX yang harus Anda perbaiki. Dan kesalahan semacam ini harus langsung developer perbaiki.

6. Tagihan Hosting Anda yang Belum Lunas

Saat masa berlaku hosting / domain sudah habis, ada beberapa penyedia layanan yang tidak langsung menghapus website Anda. Beberapa penyedia hosting tersebut sengaja memberi notifikasi error 501. Hal ini supaya Anda memiliki kesempatan melunasi tagihan hosting.

Dampak Error 501 pada SEO

Error 501 bisa memiliki dampak negatif pada SEO bila tak segera Anda perbaiki. Bila website Anda hanya down selama sebentar, bot Google masih dapat melakukan crawl cache. Itu artinya website Anda masih baik-baik saja.

Tapi, beda kasusnya bila website Anda down hingga berjam-jam. Misalnya, website Anda mengalami error 501 selama 6 jam, maka Google akan menganggap web Anda yang bermasalah.

Itu kenapa bila tak Anda tangani error ini bisa memengaruhi peringkat Anda. Oleh sebab itu Anda perlu tahu cara mengatasi error 501 dengan baik.

Cara Mengatasi 501

Error 501 merupakan error yang hampir selalu karena masalah pada server web Anda. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi error ini.

Berikut beberapa cara mengatasi error 501 :

a. Coba ‘Reload Page’

Reload page adalah cara mengatasi error 501 paling mudah yang dapat Anda pakai. Tapi, jangan langsung me-reload page setelah mendapati error 501. Tunggu dulu sekitar 1 menit. Baru kemudian Anda tekan tombol F5 atau Ctrl+F5.

Bila masih tak berhasil atau tak mau menunggu, Anda bisa coba di browser lain. Karena, mungkin browser yang Anda gunakan jadi sumber masalahnya.

Tapi bila Anda tak mau menebak-nebak sumber masalahnya, ada cara lain yang tidak kalah mudah. Yaitu tulis alamat website Anda ke downforeveryoneorjustme.com. Website ini nantinya akan memberitahu :

  • apakah website Anda down,
  • ada masalah di situs Anda,
  • atau yang lainnya.

b. Masalah di Browser

Ada dua situasi browser yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi error 501, yaitu

1. Clear Cache Browser

Bila ternyata me-reload page tak mengubah apapun, ada baiknya untuk mencoba clear cache browser Anda.

2. Non-aktifkan Proxy di Browser

Error 501 mungkin terjadi bila Anda memakai layanan proxy. Oleh karenanya, Anda dapat mencoba untuk menonaktifkan atau memastikan bahwa layanan proxy tak aktif.

c. Pantau Error Server Secara Otomatis

Bila khawatir mengalami error 501 karena permasalahan di server, Anda bisa menggunakan tool updown.io. Tool ini bisa jadi alternatif cara mengatasi error 501. Karena tool ini akan membantu memantau dan segera memberitahu Anda bila terjadi error.

Dengan tool ini memungkinkan Anda untuk mengatur frekuensi pemeriksaan website. Misalnya :

  • 15 detik,
  • 30 detik,
  • 1 menit,
  • 2 menit,
  • 5 menit,
  • 10 menit,
  • dan seterusnya.

Bila website Anda down, maka updown.io akan mengirim email pemberitahuan ke Anda. Tentunya tool ini akan sangat membantu khususnya bagi Anda yang memakai shared hosting.

d. Hubungi Penyedia Layanan Hosting

Beberapa jenis error lain dapat Anda atasi sendiri. Namun mengatasi error 501 perlu bantuan teknis untuk penyelesaiannya. Hal ini karena kebanyakan error jenis ini terjadi akibat permasalahan di server. Bukannya masalah plugin, caching, dan lainnya.

Oleh sebab itu, bila masalah ini tak teratasi dalam beberapa menit, sebaiknya Anda :

  • memeriksa halaman status penyedia layanan hosting Anda,
  • menghubungi pihak penyedia hosting Anda,
  • dan sebagainya.

Baca juga : Solusi Mengatasi Error 429 Too Many Requests

Semoga Berhasil Mengatasi Error 501 Not Implemented!

Sekarang Anda sudah tahu penyebab error 501 dan bagaimana cara mengatasinya. Tapi, sebelum melakukan berbagai langkah perbaikan di atas, ada baiknya Anda menunggu beberapa menit dulu.

Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah benar ada yang tidak beres di server. Ataukah hanya lonjakan trafik yang mengakibatkan down sementara.

Tapi bila error tersebut tak segera teratasi, jangan ragu-ragu untuk hubungi layanan penyedia hosting yang Anda gunakan.

Demikian info mengenai cara mengatasi error 501 not implemented pada website, kami harap post kali ini mencerahkan Anda. Tolong post masalah website ini kalian viralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Leave a Reply

Memperbaiki Permalink Website
Cara Memperbaiki Permalink Website yang Rusak
Reset Website WordPress
Cara Reset Website WordPress dengan Mudah
Membuat Custom Login
Cara Membuat Custom Login di Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Web Siap
Fitur di cPanel Hosting
Fitur di cPanel Hosting Website
Domain Tingkat Atas
Jenis Domain Tingkat Atas Terbaik yang Ada Sekarang
Keunggulan Domain Berbayar
Keunggulan Domain Berbayar bagi Bisnis yang Perlu Diketahui

Dasar SEO

Pengenalan SEO Riset Keyword

Optimasi Lanjutan

Copywriting Error Website Tips SEO

Teknik SEO

SEO Off Page SEO OnPage SEO Teknikal

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Bisnis Jualan Link PPC Program Afiliasi Publisher Sumber Lain
Mendapatkan Uang dari Website
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Jualan Online via Website
Jualan Online via Website yang Mudah Dilakukan
Platform SeedBacklink
Platform Seedbacklink Solusi Promosi Website dan Income Online
Plugin Toko Online Terbaik
Plugin Toko Online Terbaik Saat Ini
Theme Woocommerce Terbaik
Theme WooCommerce Terbaik untuk Toko Online
Plugin AdSense Terbaik
Plugin AdSense Terbaik untuk Memasang Iklan di Website
Theme Portofolio Terbaik
Theme Portofolio Terbaik untuk Web Agency dan Freelance