Cara Membuat Website Offline di Localhost hingga Online

Apakah Anda tahu cara membuat website offline sendiri di LocalHost? Dan bagaimana caranya agar website di localhost bisa diakses secara online? Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan ini simak artikel ini hingga selesai.

Membuat Website Offline

Persiapan Membuat Web Offline

Sebelum website dionlinekan, tidak jarang pengembang (developer) membuat website di localhost lebih dahulu. Tujuannya, supaya proses pengembangan website jadi lebih mudah.

Salah satu cara untuk membuat website offline di localhost yaitu memakai web server XAMPP. Nantinya, website offline ini akan diupload ke hosting supaya dapat diakses online.

Tapi sebelum membuat website di localhost, ada dua hal yang harus Anda persiapkan, yaitu :

1. Web Server

Di sini kami menggunakan web server pada local environment yaitu XAMPP. Anda bisa mendownload XAMPP secara gratis di apachefriends.org/download.html sesuai sistem operasi yang Anda gunakan. Kemudian, install XAMPP di komputer Anda.

2. CMS

Untuk membuat website Anda perlu CMS atau Code Editor (aplikasi untuk menulis kode pemrograman dalam pengembangan website). Anda bisa menggunakan CMS WordPress atau Code Editor seperti Visual Studio Code.

Pada tutorial kali ini kami akan menggunakan CMS WordPress. Anda bisa mendownloadnya secara gratis di WordPress.Org.

Membuat Web Offline di LocalHost

Setelah kedua persiapan tersebut terpenuhi, Anda sudah bisa memulai membuat website offline di localhost menggunakan XAMPP. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

a. Menjalankan XAMPP

Untuk membuat website offline di localhost, langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu menjalankan / mengaktifkan XAMPP. Caranya :

  1. buka aplikasi XAMPP yang telah Anda install (untuk cara instal XAMPP bisa lihat link di bawah);
  2. lalu klik tombol Start pada 2module penting untuk membuat web, yaitu :
  • Apache, dan
  • MySQL
b. Buat Folder di htdocs

Setelah langkah membuat website offline di atas (XAMPP aktif) Anda bisa membuat folder di htdocs, caranya :

  1. upload file WordPress yang sudah Anda download di directori C:\xampp\htdocs;
  2. lalu ubah nama folder tersebut dari wordpress menjadi sesuai nama website yang ingin Anda buat, misalnya : WebSaya;
  3. ekstrak file WordPress yang sudah Anda download di folder WebSaya;
  4. buka folder WebSaya,
  5. kemudian ganti file wp-config-sample.phpmenjadi wp-config.php;
  6. buka file wp-config.php tersebut;
  7. kemudian scroll sampai menemukan code detail database dan ganti codenya :
  • ganti “database_name_here” dengan websaya;
  • ganti “username_here” dengan “root”;
  1. silakan save file tersebut.
c. Membuat Database di LocalHost

Langkah selanjutnya untuk membuat website offline di LocalHost yaitu membuat database MySQL. Caranya :

  1. buka browser lalu ketikan localhost/phpmyadmin;
  2. pilih menu / tab Basis data (Databases);
  3. lalu masukkan nama database yang ingin Anda buat pada bagian kolom Create Database, misalnya WebSaya;
  4. kemudian klik button Create;
  5. setelah membuat database baru, klik menu Privileges;
  6. lalu klik Add user account;
  7. isi kolom yang tersedia sesuai ketentuan berikut :
  • User name : root,
  • Host name : localhost (karena menginstal WordPress secara offline),
  • Password : isi sesuai keinginan (pastikan kuat dan Anda bisa mengingatnya) atau bisa juga dikosongkan saja,
  • Re-type : ulangi isian password di atas;
  1. setelah kolom Anda isi, silakan scroll ke bagian Global Privileges;
  2. pilih Check all;
  3. klik Go.

Sekarang Anda sudah berhasil membuat database dan sebuah username baru untuk website.

d. Instalasi WordPress di XAMPP

Pada langkah membuat website offline ini Anda sudah dapat melakukan instalasi WordPress, caranya :

  1. silakan buka browser Anda;
  2. kemudian ketikkan URL berikut http://localhost/websaya/;
  3. lalu pilih bahasa yang Anda inginkan;
  4. setelah selesai memilih bahasa, tekan tombol Continue;
  5. klik Let’s Go;
  6. silakan masukkan detail berikut ini :
  • Database Name : diisi dengan nama database “WebSaya”,
  • Username : diisi dengan “root”,
  • Password : dikosongkan,
  • Database Host :isi dengan “localhost”,
  • Table Prefix :Biarkan isian default;
  1. kemudian klik tombol Submit;
  2. klik tombol Run the install;
  3. silakan masukkan detail mengenai web WordPress (WP) Anda,
  • Site Title : judul utama website,
  • Username : username yang akan digunakan untuk login ke dasbor WP (bedakan dengan username database),
  • Password : password yang akan digunakan untuk login ke dasbor WP (bedakan dengan password database),
  • Your Email : alamat email aktif Anda,
  • Search Engine Visibility :abaikan saja opsi ini, supaya web terindeks mesin pencari saat dionlinekan;
  1. lalu klik tombol Submit;
  2. pada langkah ini, proses instalasi WordPress telah selesai.
e. Mengakses Website Offline

Jika proses instalasi membuat website offline dengan WordPress sudah berhasil berarti website sudah bisa Anda lihat atau akses di browser. Caranya dengan mengetik localhost/namafolderAnda atau localhost/websaya.

Bila Anda mau login ke dasbor WordPress, caranya :

  • aktifkan XAMPP;
  • buka localhost/websaya/wp-admin di browser;
  • masukkan username dan password yang dibuat sebelumnya;
  • setelahnya, Anda akan diarahkan ke dasbor WordPress.

Cara Upload Web Localhost ke Hosting

Sekarang, Anda sudah berhasil membuat website offline di localhost. Tapi, saat ini website masih belum dapat diakses oleh banyak orang karena belum online. Jadi, Anda harus mengupload website localhost XAMPP Anda ke layanan hosting.

Untuk melakukan upload web localhost ke hosting, Anda harus membeli / sewa layanan web hosting dan domain murah lebih dahulu. Kemudian, ikuti sepuluh langkah cara upload website ke hosting atau membuat web offline menjadi online berikut ini :

a. Compress File Website

Langkah pertama untuk membuat website offline menjadi online adalah melakukan kompres folder “WebSaya” menjadi file dengan ekstensi .zip. Caranya :

  • klik kanan pada folder WebSaya;
  • pilih Send to;
  • kemudian, klik Compressed (zipped) folder;
  • proses kompres ini akan menghasilkan output zip.

b. Export Database

Langkah membuat website offline menjadi online selanjutnya, lakukanlah export database dari phpMyAdmin. Caranya :

  • buka localhost/phpmyadmin;
  • masuk ke tab Export;
  • untuk langsing download file database .sql, klik tombol Go.

Simpan file database hasil download tersebut di komputer Anda lebih dulu. Database ini nantinya akan Anda pakai pada langkah import database ke phpMyAdmin hosting.

c. Login ke cPanel

Langkah membuat website offline menjadi online berikutnya yaitu login ke cPanel. Jika kedua file (website dan database) sudah disiapkan, Anda masuk ke cPanel dengan cara :

  • akses namadomain/cpanel;
  • masukkan username dan password cPanel Anda;
  • lalu klik Log in.

d. Mengakses Menu File Manager

Setelah masuk ke cPanel hosting temukan menu Files, lalu klik menu File Manager. Di menu ini file website akan diupload dan tersimpan di hosting supaya dapat Anda akses online.

e. Upload File .zip ke cPanel

Di XAMPP Anda perlu menyimpan file di htdoc. Sedangkan di hosting Anda harus menyimpan file web di folder public_html. Untuk mengupload, caranya :

  • masuklah ke direktori public_html;
  • klik pada fitur Upload untuk meng-upload file web;
  • lalu Anda akan diarahkan ke halaman upload;
  • klik tombol Select File,
  • lalu pilih websaya.zip;
  • tunggu sampai proses upload selesai dengan sempurna, kemudian kembali ke folder public_html.

f. Mengekstrak File .zip di cPanel

Setelah langkah membuat website offline menjadi online di atas, seharusnya file websaya.zip sudah berada di dalam folder public_html. Tapi, Anda masih perlu mengekstrak file .zip tersebut.

Caranya mudah :

  • klik kanan pada file websaya.zip;
  • lalu pilih Extract;
  • kemudian, masukkan path lokasi tempat Anda ingin menyimpan folder websaya, seperti di direktori /public_html;
  • klik tombol Extract Files.

Selanjutnya, pindahkan file dalam folder webssaya, caranya :

  • masuklah ke folder hasil ekstraksi;
  • klik Select All;
  • lalu klik kanan;
  • pilih Move (untuk memindahkan seluruh file ke folder root public_html);
  • tuliskan path /public_html untuk memindahkan file web ke folder public_html;
  • kemudian, klik tombol Move Files.

g. Membuat Database di Hosting

Langkah membuat website offline menjadi online selanjutnya yaitu membuat database di hosting. Walaupun file web telah di-upload ke hosting, website Anda masih belum dapat diakses. Karena, Anda belum membuat database di hosting.

Cara membuatnya yaitu :

  • masuk ke menu MySQL Databases di dasbor cPanel;
  • tulis nama database yang akan Anda buat di bagian Create New Databases;
  • kemudian, klik Create Database.

Selanjutnya buat user baru, caranya :

  • buat pengguna (user) baru pada bagian Add New User;
  • masukkan username dan password yang akan Anda pakai untuk mengakses database nantinya;
  • lalu, klik tombol Create User.

Sekarang Anda perlu menambahkan user ke database, caranya :

  • klik tombol Add di bagian Add User To Database;
  • akan tampil halaman Manage User Privileges;
  • untuk memberikan user seluruh hak akses pada database, beri tanda ceklis pada pilihan ALL PRIVILEGES;
  • kemudian, klik tombol Make Changes.

h. Import Database ke Hosting

Setelah membuat database, Anda perlu mengimport database ke phpMyAdmn hosting, caranya :

  • buka menu phpMyAdmin;
  • pilih nama database di bagian kiri halaman yang Anda mau diimport file;
  • kemudian, pilih tab Import;
  • klik tombol Choose File untuk memilih file database .sql (misalnya db_websaya.sql) yang akan Anda import;
  • untuk memulai proses import database, klik tombol Go;
  • jika berhasil, Anda akan melihat database sesuai dengan yang Anda buat di localhost/phpmyadmin.

i. Mengedit File koneksi.php

Langkah selanjutnya membuat website offline menjadi online adalah mengedit file koneksi.php, caranya :

  1. setelah import database, kembali lagi ke direktori public_html;
  2. klik kanan pada file php;
  3. lalu pilih Edit;
  4. Anda perlu mengubah konfigurasi database;
  5. silakan ubah database di bawah sesuai dengan yang Anda buat di menu database hosting :
  • $dbName : nama database,
  • $dbUsername : nama user,
  • $dbPassword : password;
  1. pastikan Anda memasukkannya dengan benar;
  2. untuk menyimpan perubahan, klik tombol Save Changes.

j. Mengakses Website Online

Sekarang saatnya mengakses website online Anda. Jika langkah pengaturan sesuai, maka website sudah bisa online. Langkah selanjutnya adalah pengelolaan web. Silakan ikuti panduannya di link bawah.

Baca juga : Cara Mengelola Website WordPress Lengkap

Siap Membuat Website Offline di Localhost!

Untuk membuat web di localhost, Anda dapat memakai bantuan XAMPP sebagai web server. Proses pengembangan website dapat Anda lakukan di local environment (XAMPP) dengan mudah.

Supaya website dapat diakses online, Anda bisa beli domain dan mengupload file website localhost XAMPP tersebut ke layanan hosting.

Lalu, apa yang harus dilakukan setelah selesai menginstal website WordPress? Jangan khawatir, Anda bisa ikuti panduan kelola website di link atas. Atau bisa juga menggunakan jasa kelola website profesional kami.

Sekian info mengenai cara membuat website offline hingga online di localhost, kami harap artikel kali ini berguna buat kalian. Tolong artikel ini jenis website ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Leave a Reply

Memperbaiki Permalink Website
Cara Memperbaiki Permalink Website yang Rusak
Reset Website WordPress
Cara Reset Website WordPress dengan Mudah
Membuat Custom Login
Cara Membuat Custom Login di Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Web Siap
Fitur di cPanel Hosting
Fitur di cPanel Hosting Website
Domain Tingkat Atas
Jenis Domain Tingkat Atas Terbaik yang Ada Sekarang
Keunggulan Domain Berbayar
Keunggulan Domain Berbayar bagi Bisnis yang Perlu Diketahui

Dasar SEO

Pengenalan SEO Riset Keyword

Optimasi Lanjutan

Copywriting Error Website Tips SEO

Teknik SEO

SEO Off Page SEO OnPage SEO Teknikal

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Bisnis Jualan Link PPC Program Afiliasi Publisher Sumber Lain
Mendapatkan Uang dari Website
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Jualan Online via Website
Jualan Online via Website yang Mudah Dilakukan
Platform SeedBacklink
Platform Seedbacklink Solusi Promosi Website dan Income Online
Membersihkan Cache
Cara Membersihkan Cache pada Website
Menggunakan Editor Gutenberg
Cara Menggunakan Editor Gutenberg Lengkap di WordPress
Plugin WordPress
Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan
Cara Instal dan Ganti Theme Website
Cara Instal dan Ganti Theme Website