Konsep Long Tail Keyword dalam Teknik Rahasia SEO

bannerlbo

Kali ini kami akan jelaskan mengenai konsep Long Tail Keyword (LTK) salah satu trik rahasia SEO. Trik ini bisa jadi solusi dari berbagai masalah Anda di bawah :

  • Apakah Anda merasa lelah bersaing dengan website lain di hasil pencarian untuk kata kunci bervolume tinggi?
  • Apakah trafik website Anda tidak bisa naik / meningkat karena pengunjung malah memilih website kompetitor?

Tenang! Anda sudah datang ke tempat yang tepat, yuk, simak artikel ini hingga selesai.

Long Tail Keyword

Mengenal Konsep LTK

Apa itu Long tail keyword (LTK)? LTK adalah kata kunci spesifik dan bervolume kecil, sehingga tingkat kompetisinya relatif lebih rendah. Banyak orang yang mengira jika LTK itu pasti panjang dan terdiri dari 3 kata atau lebih. Tapi, sebenarnya tak selalu seperti itu. LTK bisa saja hanya terdiri dari 2 kata asal memang spesifik dan tingkat kompetisinya rendah.

Meskipun bervolume rendah, namun LTK itu lebih tepat sasaran daripada short tail keyword (STK). Karena, LTK menargetkan kata kunci yang sangat spesifik. Jadi, kemungkinan besar kata kunci LTK akan menampilkan hasil pencarian yang memang sedang dicari oleh pengguna. Bukannya hasil pencarian secara umum tentang topik tersebut.

Masih bingung? Baik, kami akan berikan contoh. Gambar di bawah ini adalah hasil pencarian Google dengan kata kunci “Redmi Note 10 Pro”:

Long Tail Keyword

Bisa Anda lihat bahwa hasil pencarian di atas menampilkan berbagai hal yang berhubungan dengan “Redmi Note 10 Pro”. Mulai dari halaman daftar harga produk, berita mengenai kelebihan smartphone Redmi lainnya, hingga artikel yang membahas Redmi Note 10 Pro tersebut. Sangat luas sekali, bukan?

Coba bandingkan dengan kata kunci, “Redmi Note 10 Pro vs Samsung Galaxy S20” di bawah ini.

LTK

Di gambar atas Anda akan menemukan hasil pencarian yang tepat dan sangat spesifik sesuai keyword tersebut. Inilah yang disebut dengan kata kunci panjang atau Long Tail Keyword (LTK).

Manfaat Kata Kunci Panjang (LTK)

Kenapa menggunakan kata kunci yang panjang? “Kata kunci yang panjang kan volumenya sedikit. Kenapa malah dipilih?” Ini pertanyaan yang bagus. Berikut jawaban atas pertanyaan tersebut :

a. LTK Itu Persaingannya Rendah

Masih menggunakan contoh “Redmi Note 10 Pro” di atas, berikut adalah jumlah hasil pencarian dengan kata kunci tersebut :

Keyword Panjang

Jadi, jika ingin mendapatkan rangking satu di Google dengan kata kunci “Redmi Note 10 Pro”, Anda harus bersaing dengan 416 juta website lainnya.

Di sisi lain, untuk jumlah hasil pencarian keyword “Redmi Note 10 Pro vs Samsung Galaxy S20” adalah 9.930.000 (lihat gambar 3). Dari hasil pencarian Long tail keyword tersebut punya jumlah persaingan yang jauh lebih sedikit dari kata kunci Redmi Note 10 Pro. Dengan kata lain, Anda bisa lebih mudah untuk mendapatkan ranking atas di Google. Jika sudah memperoleh ranking atas, maka trafik pun akan mulai berdatangan ke website Anda dengan sendirinya.

b. Bisa Mendatangkan Banyak Trafik

Bila Anda memilih topik yang punya banyak LTK, maka trafik organik akan lebih banyak yang datang. Karena, Anda tak hanya menarget 1 kata kunci utama saja dari topik tersebut. Tapi untuk menargetkan banyak keyword sekaligus.

Hasilnya, website Anda akan muncul / tampil di setiap pencarian dari masing-masing long tail keyword (LKT) yang sudah ditargetkan. Bukan muncul sekali saja sebab hanya menarget 1 keyword utama. Sebagai contoh, katakanlah Anda menarget suatu topik dengan 30 keyword. Rata-rata trafik untuk masing-masing kata kunci itu hanya 50 pencarian perbulannya. Sangat sedikit.

Coba gabungkan semua kata kunci tersebut di website Anda. Potensi trafik organiknya akan sebesar 1500 pengunjung dapat Anda datangkan! Sebab, website Anda selalu muncul di tiap hasil pencarian dari 30 kata kunci tadi.

Baca : Hindari Keyword Stuffing dalam Menulis Konten Artikel

c. LTK Meningkatkan Conversion Rate

Long tail keyword (LKT) sangatlah spesifik Short tail keyword (SKT). Jadi, orang yang mencari dengan menggunakan LKT cenderung sudah siap untuk melakukan pembelian dibandingkan dengan pencarian SKT. Sebagai contoh pencarian dengan kata kunci “Smart Detox.” Kata kunci tersebut sangat luas maksudnya, bukan? Orang yang mencari keyword tersebut mungkin mau tahu apa itu Smart Detox. Dengan kata lain, ia masih belum siap untuk melakukan pembelian.

Tapi, jika orang memasukkan versi spesifik dari kata kunci tersebut (misalnya “manfaat dan kandungan Smart Detox”) berarti ia sudah selangkah lebih dekat untuk melakukan pembelian. Dampaknya, orang itu akan mengklik hasil pencarian yang menampilkan produk yang dicari. Jadi, trafik website Anda akan naik seiring dengan conversion rate yang semakin meningkat.

Cara Mencari Long Tail Keyword (LTK)

Ada beberapa cara untuk mencari long tail keyword, seperti :

  • Gunakan Fitur Autocomplete
  • Answer The Public
  • Kunjungi Komunitas Online
  • Soovle
  • Google Keyword Planner (GKP)
  • Ubersuggest
  • Keyword Shitter
  • Keyword.Io
  • KeywordTool.Io
  • dll

Baca : Cara Mendapatan Keyword yang Tepat dan Akurat

Gunakan LTK Sekarang!

Menggunakan LTK di website bisa jadi salah satu solusi terbaik untuk meningkatkan traffic. Meskipun bervolume rendah, namun keyword ini minim kompetisi dan punya target yang lebih spesifik.

Jadi, Anda dapat bersaing dengan lebih sedikit website di hasil pencarian dibandingkan dengan menggunakan STK populer. Dengan begini, Anda bisa lebih cepat untuk memperoleh ranking atas dan menarik trafik organik dari mesin pencari.

Sekian info terkait dengan konsep long tail keyword dalam teknik rahasia SEO, kami harap post kali ini mencerahkan kalian. Tolong postingan riset kata kunci ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

22793

Leave a Reply

Situs Penerima PPC
Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
cPanel Domain Hosting Landing Page Masalah Website Website WordPress
Strategi Memilih Nama Domain
Strategi Memilih Nama Domain yang Tepat
Meningkatkan Keamanan WordPress
Tips Ampuh Meningkatkan Keamanan WordPress
Membuat Landing Page
Cara Membuat Landing Page yang Menarik dan Efektif

DM Lainnya

Cafebisnis Pakarbot Ratakan

Jasa dan Pelatihan

Jasa Digital Jasa Lainnya Pelatihan

Theme

Kentooz Oketheme Theme Lainnya

Webhosting

Hosting Bisnis Hosting Personal Hosting Ternak Web
Pengenalan SEO Riset Keyword SEO Off Page SEO On Page Technical SEO Tips SEO Tools Google
Optimasi Internal Link
Panduan Optimasi Internal Link Lengkap pada Website
Link Dofollow dan Nofollow
Cara Membuat Link Dofollow dan Nofollow di Website
Backlink Berkualitas
Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Bagus untuk Website
Tutorial Litespeed Cache
Tutorial Litespeed Cache untuk Mempercepat Website
Cara Membuat Form Kontak di Website
Cara Membuat Form Kontak di Website 100% Mudah Dilakukan
Cara Menangani Komentar SPAM di Website
Cara Menangani Komentar SPAM di Website 100% Ampuh
Pengaturan CloudFlare di Website
Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin