Indikator Utama SEO untuk Optimasi Website

bannerlbo

Di postingan ini kami akan bahas terkait dengan indikator utama SEO untuk optimasi website lebih efektif. Sebelum membahas lebih dalam untuk mengoptimasi website, sebaiknya Anda perlu memahami faktor apa saja yang berpengaruh terhadap kualitas SEO. Faktor atau indikator SEO terus berubah mengikuti update algoritma dari Google.

Indikator Utama SEO

Indikator Utama SEO

Google menggunakan berbagai macam indikator atau faktor untuk menentukan halaman website mana yang paling layak berada di posisi atas. Indikator-indikator ini berfungsi untuk menilai semua halaman dari suatu website yang di indeks Google. Indikator ini juga digunakan untuk menentukan posisi di hasil pencarian Google. Berikut adalah delapan indikator utama SEO atau optimasi mesin pencari :

1. Struktur URL

Indikator utama SEO yang pertama adalah struktur URL sederhana. Struktur URL yang sederhana akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang dibahas. Sebaiknya buatlah struktur URL website Anda sesederhana mungkin yaitu cukup mengandung nama domain dan judul artikel saja. Berikut adalah contoh struktur URL yang ideal dan terstruktur : https://websiteanda.com/judulartikel

2. Keamanan Domain

Keamanan merupakan hal krusial dalam dunia maya. Pengguna internet mesti selalu berhati-hati dalam memberikan informasi pribadinya di website. Hal ini untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan informasi pribadi. Untuk mengatasi masalah penyalahgunaan tersebut, maka Google lebih mengarahkan pencarian pada website dengan standar keamanan yang baik / bagus.

Sejak tahun 2014, google mulai mengutamakan website yang memiliki keamanan domainnya dinilai baik. Keamanan suatu domain yang bagus / baik bisa dilihat dari kepemilikan SSL (HTTPS) di domainnya tersebut.

Selain itu, sejak Januari tahun 2017 Google Chrome mulai menerapkan kebijakan keamanan website. Di mana website yang hanya menggunakan HTTP sebagai web tidak aman. Tidak aman dalam hal untuk menyerahkan informasi pribadi seperti alamat email dan rekening. Bila domain website Anda masih menggunakan HTTP, sekarang merupakan saat yang tepat untuk segera menggantinya ke HTTPS.

3. Topik Konten

Di poin indikator utama SEO yang pertama sudah kami jelaskan sedikit tentang struktur website yang baik. Anda harus mempunyai beberapa topik / niche utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik / niche utama, Anda harus membuat konten tentang topik-topik tersebut. Semakin banyak konten yang membahas satu niche tertentu, makin besar kemungkinannya untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian niche tersebut.

Misalnya, Anda membuat website digital marketing dengan salah satu topik utamanya adalah riset keyword. Jika website Anda memiliki 30 konten yang membahas topik utama tersebut, kemungkinan untuk berada di posisi teratas hasil pencarian akan lebih besar. Bila dibandingkan website dengan 5 konten yang membahas topik utama yang serupa.

4. Search Intent

Indikator utama SEO selanjutnya adalah search intent. Maksud pencarian (search intent) ialah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci (keyword) tertentu. Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk beberapa hal yang berbeda. Misalnya, saat memasukkan keyword “big bang theory”, halaman teratas di hasil pencarian adalah serial televisi Amerika “The Big Bang Theory”. Bukan halaman yang membahas mengenai ledakan dahsyat (big bang theory).

Mengapa bisa terjadi seperti itu? Karena kebanyakan pengguna yang mencari keyword “big bang theory” bermaksud untuk mencari serial televisi, bukan teori sainsnya. Jadi Google lebih mengutamakan halaman website yang sesuai dengan search intent atau maksud pencarian mayoritas pengguna.

Sebelum menulis suatu konten website, pastikan Anda menyesuaikannya dengan maksud pencarian (search intent) pengguna lebih dulu. Konten yang tak sesuai dengan search intent mempunyai kemungkinan sangat kecil untuk dapat posisi tinggi di hasil pencarian.

5. Struktur Konten

Konten merupakan salah satu indikator utama SEO yang paling penting. Namun konten yang sesuai keinginan para pencari saja belumlah cukup. Anda harus membuat konten website yang terstruktur dan mudah dimengerti oleh para pembaca. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda.

Caranya ialah dengan memakai heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Sebagai tambahan, Anda juga dapat menambahkan foto, gambar, infografik, atau bahkan video ke dalam konten. Ini dilakukan untuk membantu pembaca memahami konten di website Anda.

Pembaca akan menghabiskan waktu yang lebih lama di suatu website jika mereka menyukai konten dalam website tersebut. Semakin lama waktu yang mereka habiskan di website Anda, semakin besar kemungkinan konten Anda untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian.

6. Meta Tags

Meta tags akan membantu Google dalam memahami keseluruhan konten yang ada di sebuah halaman website. Meta tags terdiri dari 2 poin yaitu :

  • Title tag yaitu judul artikel yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tak boleh terlalu panjang. Karena Google akan memotongnya dan disesuaikan dengan standarnya.
  • Meta description yakni teks singkat yang menjelaskan mengenai konten Anda di hasil pencarian. Teks ini letaknya tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya hanya terdiri dari 120 hingga 130 karakter.
7. Backlink

Backlink sering disebut juga sebagai external link atau inbound link. Backlink merupakan link yang dipasang pada suatu blog atau website lain yang mengarah ke halaman blog atau website Anda. Backlink masih jadi salah satu faktor penting atau indikator utama SEO. Semakin banyak backlink yang mengarah ke website Anda, maka Google akan menganggap website Anda mempunyai kredibilitas tinggi. Tetapi, backlink tersebut juga mesti berasal dari website yang berkualitas, bukan website yang abal-abal.

8. Kecepatan Website

Last but not least, indikator utama SEO terakhir adalah kecepatan website. Kecepatan loading dari website memegang peranan sangat penting dalam kualitas SEO. Google sudah menjadikan page speed atau kecepatan loading halaman sebagai salah satu indikator SEO sejak 2010. Namun, pada saat itu Google cuma berfokus pada kecepatan loading di perangkat desktop.

Pada tahun 2018, Google memperbaharui regulasinya dengan mengikutsertakan kecepatan loading di perangkat mobile sebagai salah satu indikator utama SEO. Jadi kecepatan akan dinilai Google untuk menentukan peringkat website di hasil pencarian. Kecepatan website ini baik di perangkat desktop maupun mobile.

Delapan faktor atau indikator utama di atas bisa berubah kapan saja mengikuti update algoritmanya Google. Jadi Anda mesti selalu mengikuti perkembangan yang dirilis Google. Agar Anda bisa menyesuaikan komponen-komponen SEO dengan algoritma google terbaru.

Langkah Ampuh Optimasi SEO

Selain 8 indikator utama SEO di atas, masih ada berbagai langkah lain yang menentukan kualitas SEO. Berbagai langkah optimasi untuk bisa memenuhi semua indikator penilaian SEO tersebut di antaranya :

  • Install Plugin SEO
  • Optimasi Permalink
  • Tambahkan Website di Google Search Console
  • Buat Sitemap XML dan HTML
  • Pasang Google Analytics
  • Install SSL
  • Tingkatkan Kecepatan Website
  • Optimasi untuk Perangkat Mobile
  • Daftar Google Bisnisku
  • Riset Keyword
  • Targetkan Long Tail Keyword
  • Gunakan LSI Keyword
  • Buat Evergreen Content
  • Buat Konten yang Lengkap dan Solutif
  • Optimasi Heading
  • Maksimalkan Internal Link dan External Link
  • Atur Link Menjadi Open in New Tab
  • Optimasi Ukuran Gambar
  • Optimasi SEO Gambar
  • Optimasi Title Tag dan Meta Description
  • Tambahkan Infografik
  • Tambahkan Video
  • Pasang Plugin Social Media
  • Bangun Backlink Berkualitas
  • Guest Post ke Website Berkualitas
  • Posting di Medium
  • Manfaatkan Email Marketing
  • Periksa Broken Link
  • Update Konten Lama
  • Monitor Kompetitor

Komunitas SB1M

Demikian info perihal indikator utama SEO untuk optimasi website lebih efektif, semoga artikel kali ini membantu Anda. Tolong artikel indikator SEO ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

22793

Leave a Reply

Situs Penerima PPC
Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Keamanan WordPress Kecepatan WordPress Masalah WordPress Plugin Tips WordPress Tutorial Plugin Tutorial WordPress
Meningkatkan Keamanan WordPress
Tips Ampuh Meningkatkan Keamanan WordPress
Optimasi Gambar WebP
Plugin Optimasi Gambar WebP Format Terpopuler
Cara Setting W3 Total Cache
Cara Setting W3 Total Cache Lengkap dan Mudah

DM Lainnya

Cafebisnis Pakarbot Ratakan

Jasa dan Pelatihan

Jasa Digital Jasa Lainnya Pelatihan

Theme

Kentooz Oketheme Theme Lainnya

Webhosting

Hosting Bisnis Hosting Personal Hosting Ternak Web
Google Ads Optimasi SEO Riset Keyword SEO Off Page SEO On Page Tools Google
SEO Tools Terbaik
SEO Tools Terbaik dan Gratis untuk Riset Kata Kunci
Panduan Optimasi SEO Image
Panduan Optimasi SEO Image untuk Memaksimalkan Website
Mengapa Content Marketing Penting
Mengapa Content Marketing Penting untuk Bisnis Kita
Tutorial Litespeed Cache
Tutorial Litespeed Cache untuk Mempercepat Website
Cara Membuat Form Kontak di Website
Cara Membuat Form Kontak di Website 100% Mudah Dilakukan
Cara Menangani Komentar SPAM di Website
Cara Menangani Komentar SPAM di Website 100% Ampuh
Pengaturan CloudFlare di Website
Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin