Faktor Google Ranking untuk Optimasi SEO

bannerlbo

Tahukah Anda, ada lebih dari 200 faktor yang mempengaruhi ranking website di Google? Itulah mengapa kompetisi di halaman atas Google begitu ketat. Google sengaja punya banyak faktor penilaian agar dapat adil dan mencegah manipulasi. Tapi untungnya, Anda tak perlu memenuhi semua faktor Google ranking tersebut untuk bisa peringkat atas. Karena, beberapa faktor Ranking Google itu tak semua bobotnya sama.

Faktor Google Ranking

Faktor Penilaian SEO Google

Algoritma Google selalu senantiasa diperbarui dan disempurnakan. Jadi faktor Google Ranking utama di bawah ini pun dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk saat ini, beberapa faktor ini memang jadi yang utama. Tapi, bila nantinya ada perubahan, artikel ini pun akan diperbarui secepatnya.

a. Kualitas Konten

Faktor Google ranking yang pertama adalah kualitas konten. Tahun 1996 Bill Gates (pendiri Microsoft) pernah berkata, Konten adalah Raja (Content is King). 24 tahun kemudian, perkataan beliau tersebut masih berlaku. Di mata Google, konten merupakan raja yang mesti diutamakan.

Konten yang berkualitas tinggi akan memperoleh ranking tinggi juga di hasil pencarian Google. Konten memang penting, namun meski website memenuhi kebanyakan faktor ranking tapi website tetap tidak akan mendapatkan ranking atas. Hal tersebut karena konten website dibuat asal-asalan. Kejam? Tidak juga.

Karena, faktor kualitas konten ini dapat dikatakan berkaitan erat dengan misi Google. Google memang diciptakan bertujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat. Selain bermanfaat tapi google juga mudah diakses oleh semua orang. Jika kontennya asal-asalan, berarti tak akan bermanfaat.

Oleh karena itu, ketika Anda bikin konten, perhatikan beberapa hal ini :

1. Kelengkapan Konten

Konten yang lengkap jadi salah satu faktor google ranking. Kontent lengkap tak harus panjang sebab tidak ada aturan baku tentang jumlah katanya. Ada yang mengharuskan minimal 300 kata, ada juga yang minimal 600 – 2.500 kata.

Tapi, satu hal yang pasti, konten yang lengkap itu membahas topik secara mendalam. Contohnya, pengguna mencari dengan kata kunci daftar film terbaik. Sudah jelas jika ia mau tahu apa saja film terbaik yang pernah dibuat?

Masih dengan contoh yang sama. Supaya konten website lengkap, usahakan Anda tidak hanya memberikan daftar filmnya saja namun informasi terkait lain dari masing-masing film. Mulai dari :

  • siapa sutradaranya,
  • daftar pemain,
  • budget,
  • pendapat box office,
  • penghargaan yang dimenangkan,
  • review singkat Anda,
  • dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda bisa memberikan info daftar film lebih banyak dari website lain. Misalnya website lain memberikan daftar 10 atau 15 film, maka Anda bisa memberikan 20 atau 25. Dengan begini, konten website Anda akan jadi lebih lengkap dan juga lebih mendalam jika dibandingkan dengan website-website pesaing.

2. Konten yang Update

Faktor Google ranking ini sebetulnya bergantung dari website dan kata kunci yang dicari orang. Misalnya, website Anda adalah website berita. Artinya konten yang Anda muat adalah berita yang  informasinya mesti selalu update. Contohnya, update

  • jumlah korban kecelakaan,
  • skor pertandingan di menit-menit tertentu,
  • dan lain sebagainya.

Sehingga para pencari selalu memperoleh berita terbaru tiap ia mencari dengan kata kunci tersebut.

Berita Terbaru

Tapi, beda lagi bila jenis konten yang dicari bukan berita, akan tetapi panduan atau daftar rekomendasi. Misalnya saja, “cara memakai dasi.”  Seperti yang Anda tahu, bentuk dasi tak banyak berubah dan cara memakainya pun sama saja sejak dulu. Sehingga panduan dari tahun berapapun dapat menghiasi puncak Google.

Hal yang sama pun berlaku pada konten rekomendasi atau listicle. Misalnya kata kunci “kipas angin terbaik”. Google tahu bahwa perusahaan kipas angin tak mengeluarkan produk baru tiap hari. Sehingga rekomendasi dari beberapa bulan / tahun yang lalu pun sama bagusnya.

3. Akurasi Konten

Salah satu faktor google ranking yaitu konten yang lengkap nan panjang. Tapi buat apa konten panjang dan terbaru, namun ternyata menyesatkan atau hoax belaka. Bayangkan saja bila ada pengguna yang mencari kata kunci presiden pertama Indonesia. Tapi yang muncul di halaman pencarian adalah Atta Halilintar. Bila hal itu terjadi, bisa-bisa para pengguna akan meninggalkan search engine Google dan lari ke mesin pencari lain.

Apalagi bila kata kunci yang pengguna cari berkaitan dengan nyawa orang, seperti “dosis paracetamol”. Bila Google salah dalam menampilkan dosisnya secara tepat, bisa-bisa pengguna tak akan sembuh-sembuh dari penyakitnya. Atau bisa jadi pengguna akan overdosis dan paling parah bisa menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, Anda harus bikin konten yang isinya fakta. Dan jangan coba-coba Anda untuk menipu Google atau pengguna. Karena, Google memakai algoritma canggih pendeteksi konten menyesatkan hasil pencarian di search engine ini. Algoritma ini seperti Knowledge Graph dan SEO Database.

4. Struktur Konten

Tidak sedikit para pemilik website yang meremehkan struktur konten di website mereka. Padahal, pengunjung akan muak bila konten website Anda berantakan. Sebab para pengguna tidak bisa memperoleh informasi yang memang mereka cari dengan mudah. Dengan begitu, konten website Anda sama saja sia-sia dan tidak bermanfaat bagi pengguna atau pengunjung.

Jadi, waktu Anda bikin konten wajib sesuai dengan faktor google ranking. Tapi tetap harus memperhatikan struktur artikel website. Biasanya, artikel dibagi jadi 3 bagian yaitu:

  • pembuka,
  • isi, dan
  • kesimpulan.

Jangan sampai Anda salah memasukkan pembahasan di masing-masing bagian artikel / konten website. Karena, hal tersebut akan membuat pengunjung Anda benar-benar kebingungan. Selain itu, Anda juga bisa memakai headings dan subheadings bila poin pembahasannya masih sama.

Selain itu, jangan lupa Anda juga bisa memanfaatkan bullets point untuk menjelaskan beberapa hal sekaligus. Bullets point dalam konten juga dapat memperbesar kesempatan konten website Anda akan ditampilkan di featured snippet (cuplikan pilihan).

b. Backlink

Backlink merupakan link yang dipasang di website lain yang mengarah ke website Anda (outbound link). Makin banyak backlink, maka website Anda semakin dianggap penting, bermanfaat, dan dapat dipercaya.

Karena, website lain tidak ragu menjadikan website Anda sebagai panutannya. Meski website Anda merupakan kompetitornya sekalipun. Inilah mengapa backlink berkualitas jadi salah satu faktor Google Ranking.

Tapi, Anda perlu berhati-hati dan waspada dengan backlink. Seperti konten, backlink pun harus yang berkualitas tinggi. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan saja menerima backlink dari website yang asal-asalan.

Backlink website Anda haruslah relevan dan berasal dari berbagai website terpercaya dengan trafik stabil. Tidak masalah bila jumlah backlinknya sedikit, asalkan berkualitas, daripada backlink asal-asalan dari website tidak jelas dan tak nyambung sama sekali.

Ingin mendapatkan backlink yang berkualitas? Anda bisa menggunakan jasa backlink murah dan berkualitas kami. Website yang kami pakai adalah website terpercaya dengan trafik yang stabil.

Backlink

c. Search Intent

Faktor Google ranking selanjutnya adalah search intent. Singkatnya, search intent merupakan apa yang sebenarnya dicari oleh pengguna di Google. Bila pengguna mencari “tips ternak ayam” berarti ia mencari tips atau panduan cara ternak ayam yang baik dan benar. Bukannya mencari seputar sejarah dan asal-usul kenapa ternak ayam ada di Indonesia.

Atau saat pengguna mencari “beli ikan hias”, artinya ia sedang mencari website yang menjual ikan hias karena ia mau membelinya. Bukannya mencari cara untuk menyelundupkan ikan hias dari dalam maupun luar negeri.

Jika sudah salah kaprah begitu, Google tidak akan memberikan posisi puncak untuk Anda. Karena, konten Anda tidak bermanfaat dan tak memenuhi kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, tiap mau bikin konten, Anda harus memastikan pembahasannya sesuai dengan search intent pengguna. Untuk mengetahuinya, Anda dapat melakukan riset kata kunci lebih dulu.

d. Kecepatan Website

Faktor Google ranking berikutnya ialah loading website yang cepat. Siapa yang tak kesal jika saat klik suatu website dari hasil pencarian, namun website tersebut tidak kunjung terbuka? Padahal, pengguna tersebut mau segera memperoleh jawaban.

Google paham betul akan hal ini. Google sadar bahwa orang-orang mau memperoleh informasi yang cepat dan tidak ingin berlama-lama melihat icon loading berputar. Jadi, website yang loadingnya cepat di hasil pencariannya akan lebih diprioritaskan oleh Google.

e. Mobile Friendly

Faktor Google ranking selanjutnya ialah website mobile friendly. Zaman sekarang, smartphone adalah aspek yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Bahkan, 52,2 persen trafik website itu berasal dari perangkat mobile / ponsel.

Jadi, bukan suatu hal yang mengejutkan lagi jika pada tahun 2018, Google menerapkan algoritma terbarunya. Algoritma ini bernama Google Mobile First Index. Algoritma Google tersebut lebih mengutamakan performa website di perangkat mobile / ponsel daripada di komputer.

Artinya, website yang loadingnya lama dan memiliki tampilan yang berantakan ketika diakses via mobile / smartphone, peringkatnya akan terjun bebas. Bahkan, Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada halaman 1 Google. Oleh sebab itu, bikin website Anda jadi ramah untuk smartphone atau website Mobile Friendly.

f. Domain Authority (DA)

Faktor Google ranking berikutnya yaitu domain authority (DA). Bisa dikatakan jika DA merupakan cara menilai reputasi dan keahlian suatu website tentang pembahasan topik oleh Google. Dengan kata lain, makin tinggi nilainya maka semakin Google percaya pada Anda yaitu :

  • Anda memang ahli di topik tersebut, dan
  • Anda dapat memberikan konten yang berkualitas.

Hasilnya, website dengan nilai tinggi kemungkinan posisinya pun akan lebih tinggi di hasil pencarian. Sama dengan ketika di sekolah, di mana siswa yang memperoleh nilai bagus, akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan peringkat 10 besar.

Lantas, bagaimana meningkatkan nilai DA dari website? Anda dapat menemukan jawaban lengkapnya di link yang ada. Untuk melihat nilai DA website Anda bisa memakai tools seperti Ahrefs atau Moz.

Domain Authority

g. Optimasi Kata Kunci

Faktor Google ranking selanjutnya yaitu kata kunci. Orang mencari sesuatu di Google memakai kata kunci tertentu. Sehingga kata kunci jadi salah satu faktor yang mempengaruhi ranking website di Google. Oleh karena itu, Anda mesti memastikan bahwa konten yang diterbitkan telah dioptimasi kata kuncinya.

Optimasi kata kunci ini biasa dikenal juga dengan teknik SEO On Page. Di mana Anda tidak hanya memasukkan kata kunci di dalam konten saja. Tetapi juga pada :

  • meta description,
  • gambar,
  • title tags,
  • dan masih banyak lainnya.

h. Struktur Website

Selain struktur konten yang telah dibahas di atas, struktur website ternyata juga jadi faktor Google Ranking. Mengapa demikian? Karena, struktur yang rapi mempermudah Googlebot untuk melakukan proses indexing di website Anda.

Googlebot ini merupakan web crawler yang tanggungjawabnya untuk memasukkan suatu website ke database Google. Sehingga website Anda akan muncul di hasil pencarian ketika pengguna mencari kata kunci tertentu di Google. Proses ini dinamakan indexing.

Proses indexing yaitu sesuatu hal yang sangat penting bagi pemilik website. Jadi, jangan sampai Googlebot mengalami kesulitan ketika melakukan pekerjaannya di website Anda. Siapa juga yang tak muak dan kesal jika pekerjaannya dipersulit?

i. Keamanan Website

Faktor Google ranking selanjutnya yakni website yang aman. Kejahatan cyber makin merajalela dari waktu ke waktu. Bahkan, ada sekitar 90 ribu serangan hacker di WordPress tiap menitnya. Jadi, tidak mengheran jika pada tahun 2014 Google menjadikan keamanan website sebagai faktor ranking google. Google tidak mau menampilkan website yang tak aman di posisi atas.

j. User Experience

Faktor Google ranking berikutnya yakni User experience (UX). User experience merupakan bagaimana pengalaman pengunjung berinteraksi dengan website Anda.

  • Apakah pengunjung merasa kesusahan ketika mencari apa yang ia perlukan?
  • Apakah interaksinya berjalan lancar dan mereka dengan mudah menemukannya?

Website dengan user experience yang buruk tak akan pernah diprioritaskan di posisi teratas hasil pencarian Google. Karena, website tersebut menyulitkan pengunjung dan bikin mereka frustasi. Lantas, bagaimana Google dapat mengetahui mana website dengan UX yang bagus dan buruk? Apakah pengguna melaporkannya ke Google?

Bukan seperti itu. Tapi, Google memakai kecerdasan buatan (AI) yang sangat canggih bernama RankBrain. Kecerdasan buatan dari Google ini menilai UX website Anda berdasarkan 3 faktor berikut :

1. CTR

Faktor google ranking pertama untuk penilaian UX yaitu CTR. CTR (click-through-rate) merupakan persentase berapa banyak orang yang mengklik website Anda di hasil pencarian. Contohnya, website Anda muncul di Google 1000 kali dengan kata kunci “anak anjing”, namun hanya di klik pencari 100 kali saja. Berarti CTR Anda yaitu 10%.

Google menganggap website yang memiliki CTR yang tinggi menandakan konten dari website tersebut relevan. Tidak hanya relevan tapi juga solutif bagi para pencari di Google. Maka dari itu, Anda harus meningkatkan CTR website.

2. Bounce Rate

Faktor google ranking kedua untuk penilaian UX adalah Bounce Rate. Singkatnya, bounce rate merupakan persentase orang yang langsung meninggalkan website setelah membuka 1 halaman tanpa melakukan interaksi apapun. Sekedar mengklik menu atau link satu pun mereka juga tidak.

Berkebalikan dengan CTR, bounce rate yang tinggi justru menunjukkan suatu hal yang buruk pada website tersebut. Makin tinggi persentase bounce rate website artinya kualitas konten di halaman tersebut sangatlah rendah. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti :

  • tak sesuai search intent,
  • tidak update,
  • menyesatkan,
  • atau alasan yang lain.

Jika sudah begitu, Google tidak akan memberikan ranking atas sebab website Anda tak bermanfaat dan tidak relevan. Maka dari itu, Anda harus menurunkan bounce rate di website.

Bounce Rate

3. Dwell Time

Faktor google ranking ketiga untuk penilaian UX yaitu Dwell time. Berapa lama waktu yang dihabiskan pengunjung di website Anda setelah mengklik artikel dari hasil pencarian ini yang dinamakan Dwell time. Makin tinggi dwell time website Anda, maka semakin baik.

Dwell time hampir mirip dengan bounce rate. Bedanya, bounce rate fokus di 1 halaman saja, sedangkan dwell time secara keseluruhan website Anda. Anda harus mengubah website jadi lebih user friendly agar bias meningkatkan dwell time.

k. Informasi Bisnis yang Jelas dan Konsisten

Faktor Google Ranking terakhir ini berlaku khusus bagi Anda yang memilik bisnis online. Google akan memberikan ranking pada brand yang dianggap paling :

  • kredibel,
  • terpercaya, dan
  • relevan di hasil pencariannya.

Jadi, makin jelas dan konsisten informasi terkait bisnis Anda, maka bisnis Anda akan makin diprioritaskan oleh Google. Faktor Google Ranking yang satu ini biasa disebut juga dengan Local SEO. Setidaknya ada 3 hal yang harus Anda perhatikan terkait faktor ini yaitu :

  • Nama, alamat lengkap, dan nomor telepon yang sama ketika ditampilkan di berbagai tempat.
  • Sudah mendaftar dan melengkapi profil yang ada di Google Bisnisku.
  • Punya ulasan pelanggan / konsumen di Google dan situs review lainnya.

Baca : Panduan Optimasi SEO Lokal

Faktor Google Ranking untuk Optimasi SEO

Anda lebih baik fokuskan strategi SEO pada berbagai faktor utama yang paling mempengaruhi penilaian Google, yakni :

  • Kualitas Konten
  • Backlink
  • Search Intent
  • Kecepatan Website
  • Mobile Friendly
  • Domain Authority (DA)
  • Optimasi Kata Kunci
  • Struktur Website
  • Keamanan Website
  • User Experience (UX)
  • Informasi Bisnis yang Relevan

Setelah membaca artikel faktor google ranking di atas, apakah Anda jadi bertanya-tanya. Sebenarnya SEO itu untuk menyenangkan Google atau pengguna? Jawabannya, untuk menyenangkan kedua-duanya. Google dan penggunanya haruslah bahagia agar website Anda bisa berada di puncak.

Meski begitu, Anda tetap harus memprioritaskan pengguna. Mengapa? Ingat tujuan dari Google diciptakan. Diciptakannya Google adalah untuk memberikan informasi yang bermanfaat dan mudah diakses oleh semua orang.

Terdengar sulit? Mungkin saja. Namun tenang saja, semua jerih payah, waktu, dan tenaga yang Anda keluarkan akan terbayarkan dengan manis di akhir. Bahkan, tidak berlebihan mengatakan jika mendapatkan posisi halaman satu di Google itu bagaikan menemukan air di gurun pasir.

Baca Juga: Trik Google Search yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Anda ingin website terkenal? Bisa! Ingin bisnis online laris manis? Tentu bisa! Ingin pendapatan AdSense ratusan juta? Jelas bisa! Maka dari itu, segera fokuskan strategi SEO Anda sesuai dengan Faktor Google Ranking mulai dari sekarang.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

22793

Leave a Reply

Situs Penerima PPC
Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
cPanel Domain Hosting Landing Page Masalah Website Website WordPress
Strategi Memilih Nama Domain
Strategi Memilih Nama Domain yang Tepat
Meningkatkan Keamanan WordPress
Tips Ampuh Meningkatkan Keamanan WordPress
Membuat Landing Page
Cara Membuat Landing Page yang Menarik dan Efektif

DM Lainnya

Cafebisnis Pakarbot Ratakan

Jasa dan Pelatihan

Jasa Digital Jasa Lainnya Pelatihan

Theme

Kentooz Oketheme Theme Lainnya

Webhosting

Hosting Bisnis Hosting Personal Hosting Ternak Web
Pengenalan SEO Riset Keyword SEO Off Page SEO On Page Technical SEO Tips SEO Tools Google
Optimasi Internal Link
Panduan Optimasi Internal Link Lengkap pada Website
Link Dofollow dan Nofollow
Cara Membuat Link Dofollow dan Nofollow di Website
Backlink Berkualitas
Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Bagus untuk Website
Tutorial Litespeed Cache
Tutorial Litespeed Cache untuk Mempercepat Website
Cara Membuat Form Kontak di Website
Cara Membuat Form Kontak di Website 100% Mudah Dilakukan
Cara Menangani Komentar SPAM di Website
Cara Menangani Komentar SPAM di Website 100% Ampuh
Pengaturan CloudFlare di Website
Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin