Cara Membuat Hak Akses User Website dengan Mudah

Membuat hak akses user atau user role perlu dilakukan bila website Anda kelola oleh orang banyak. Cara ini dilakukan supaya setiap user bisa mengakses dasbor website sesuai dengan tanggung jawab mereka masing-masing. Namun, bagaimana cara membuat user role? Simak penjelasannya :

Membuat Hak Akses User

Apa Saja User Role WordPress yang Tersedia?

Anda harus memahami peranan masing-masing dari jenis user yang ada. Anda pun harus menentukan jenis user dengan tepat supaya terhindar dari permasalahan error akses. Jangan sampai user yang tak berhak malah memperoleh akses. Dan mereka mengubah bagian-bagian penting yang ada di website.

Sebelum membahas cara membuat hak akses user website Anda harus tahu jenis-jenis user yang ada. Di bawah ini kami memiliki 5 user role WordPress yang perlu Anda pahami:

1. Administrator (Admin)

Admin adalah jenis user yang punya peranan paling penting. Jenis user ini dibuat saat Anda melakukan instalasi WordPress untuk pertama kalinya. Dengan bertindak sebagai administrator Anda akan bisa mengontrol dan melakukan pengaturan di semua bagian website.

2. Editor

Editor bisa mengatur dan menerbitkan postingan. Termasuk postingan yang dibuat oleh user lain. Selain itu, Editor hanya bisa mengedit profil sendiri tidak bisa mengedit profil user lain.

3. Penulis (Author)

Author hanya dapat mengatur dan menerbitkan postingan sendiri. Jadi hanya bisa kontrol penuh pada postingan sendiri mulai dari add, edit, publish, delete. Selain itu, Author hanya bisa mengedit profil sendiri tidak bisa mengedit profil user lain.

4. Kontributor (Contributor)

Kontributor hanya bisa melakukan pengaturan pada postingannya sendiri tanpa bisa melakukan publish / terbitkan postingan. Selain itu, Contributor juga hanya bisa mengedit profil sendiri tidak bisa mengedit profil user lain.

5. Pelanggan (Subscriber)

Subscriber hanya dapat mengedit profile sendiri.

Role dalam suatu website

  • Membuat postingan dan halaman mulai dari add, edit, publish, dan delete.
  • Terkait Plugin, Theme, profil user mulai dari add, edit, dan delete.
  • Melakukan moderasi pada komentar dan pengaturan website.

Berikut ini adalah rincian akses yang bisa dilakukan oleh masing-masing user :

Admin Editor Author Contributor Subscriber
Posting x
Halaman x x x
Moderasi Komentar x x x
Plugin x x x x
Theme x x x x
Profile User
Pengaturan x x x x

Keterangan:

  • √ : kontrol penuh
  • – : kontrol tidak penuh (sebagian)
  • x : tidak

Baca Juga : Cara Mengubah URL WordPress

Cara Membuat User Roles dengan Mudah

Ada dua cara untuk membuat hak akses user yaitu melalui dasbor dan cPanel. Namun khusus cPanel hanya untuk membuat User Administrator.

a. Membuat User Role lewat Dasbor

Untuk membuat user baru dan menentukan atau membuat hak akses user yang Anda mau, silakan ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Login ke dasbor website
  2. Kemudian pilih menu Pengguna (Users) >> Tambah Baru (Add new) yang berada di bagian kiri.
  3. Silakan Anda isi form isian berupa data pribadi mereka seperti :
  • Nama Pengguna / username
  • Alamat email
  • Nama Lengkap
  • Website (bila ada)
  • Password, untuk membuat password, Anda dapat klik tombol Tampilkan atau memasukkannya sesuai dengan apa yang Anda inginkan.
  1. Pilih hak akses user sesuai dengan tugasnya pada bagian Peranan (Role).
  2. Klik tombol Tambah Pengguna Baru (Add New User).
  3. Pada langkah ini, user baru telah berhasil dibuat.
b. Membuat User Role via cPanel

Untuk membuat hak akses user khususnya Administrator melalui cPanel berikut langkah-langkahnya :

Langkah 1 – Login phpMyAdmin

Sebelum Anda membuat hak akses user Administrator, pastikan Anda sudah login ke phpMyAdmin. Caranya :

  • Login cPanel
  • Cari menu Database dan pilih fitur phpMyAdmin

Langkah 2 – Pilih Database Website

Lalu Anda akan diarahkan ke halaman phpMyAdmin. Setelah itu :

  • Anda pilih dan klik pada Database website untuk menambahkan user baru. Misalnya database u9375401_wp32.
  • Lalu Anda memilih nama database website (u9375401_wp32)
  • Kemudian klik tabel user, tabel user biasanya memakai kata “user” misalnya wpbh_users.
  • Lalu klik pada wpbh_users, maka Anda akan diarahkan pada halaman tabel user website.

Silakan sesuaikan dengan prefix database yang ada.

Catatan untuk membuat hak akses user

Prefix database website merupakan awalan pada tabel yang dipakai untuk mengatur data. Tiap tabel pada database akan punya prefix yang berbeda-beda. Prefix database website ini bisa Anda temukan pada file wp_config di cPanel.

Untuk menemukan prefix database website, caranya :

  • login cPanel,
  • lalu masuk ke File Manager,
  • setelah itu cari file wp_config,
  • kemudian klik view.

Pada panduan ini menggunakan nama prefix database wpbh_. Setiap user akan memiliki prefix database yang berbeda-beda.

Langkah 3 – Tambahkan User

Langkah membuat hak akses user selanjutnya setelah buka wpbh_users, yaitu tambahkan user pada website Anda. Caranya klik tombol Tambahkan (Insert) yang berada di menu atas.

Lalu, Anda akan diarahkan ke beberapa form yang harus diisi. Berikut ini penjelasan tentang form mana saja yang harus Anda isi :

ID* Diisi dengan angka secara random (misalnya angka 2).
user_login* Diisi memakai username yang akan dipakai untuk login ke dashboard website.
user_pass* Diisi memakai password untuk login ke dashboard website. Pastikan Anda memilih MD5.
user_nicename* Anda bisa menyamakan nickname dengan user_login.
user_email* Diisi dengan memakai email aktif Anda.
user_url Kosongkan bagian ini. Sebab database akan secara otomatis tersinkron dengan website Anda. Jadi, Anda tak perlu menambahkan URL website.
user_registered Isi dengan waktu saat Anda membuat user.
user_status* Diisi menggunakan angka 0.
display_name* Diisi memakai nama yang akan ditampilkan pada halaman website.

Keterangan : * wajib diisi

Setelah Anda mengisi form, klik Kirim (Go) untuk menambahkan user. Jika Anda berhasil menambahkan user maka akan muncul notifikasi.

Langkah 4 – Tambahkan UserMeta

Langkah selanjutnya dalam membuat hak akses user yaitu pilih table wpbh_usermeta. Lalu klik Tambahkan (Insert) untuk menambahkan usermeta baru. Lalu, Anda akan diarahkan pada form beberapa informasi yang harus diisi.

Berikut keterangan form yang wajib diisi.

unmeta_id Untuk form ini Anda bisa mengosongkan saja.
user_id Isikan sesuai dengan ID yang sudah Anda buat pada tabel wpbh_users. Pada panduan ini kami memakai angka 2.
meta_key Isikan dengan wpna_capabilities.
meta_value Isikan dengan kode berikut a:1:{s:13:”administrator”;s:1:”1″;}

Keterangan : * wajib diisi

Setelah Anda mengisi form dengan sesuai, klik Kirim (Go) untuk menyimpan dan menambahkan usermeta.

Selanjutnya, masih pada menu usermeta. Kali ini Anda perlu scroll ke bawah dan tambahkan beberapa informasi yang diperlukan. Berikut ini penjelasannya :

unmeta_id Form ini Anda bisa kosongkan saja.
user_id Isikan sesuai dengan ID yang sudah Anda buat pada tabel wpbh_users. Pada panduan ini kami memakai angka 2.
meta_key Isikan dengan wpna_user_level.
meta_value Isikan dengan angka 10.

Setelah Anda mengisi form dengan sesuai, klik Kirim (Go) untuk menyimpan dan menambahkan usermeta.

Langkah 5: Cek User Admin di Database

Untuk melakukan pengecekan user yang sudah Anda tambahkan, Anda bisa melihat dengan cara klik tabel wpbh_users. Pastikan nama yang sudah Anda tambahkan muncul pada tabel wpbh_users.

Langkah 6: Login WordPress

Langkah terakhir adalah memastikan penambahan user WordPress berhasil. Untuk itu, Anda bisa melakukan pengecekan. Dengan cara login ke halaman WordPress memakai user dan password yang sudah Anda buat.

Modifikasi User Role Website

Setelah membuat hak akses user baru, Anda pun dapat mengatur user role tertentu secara spesifik. Misalnya Editor yang secara default dapat menghapus postingan. Pengaturan bisa Anda lakukan untuk menghilangkan hak Editor untuk menghapus.

Silakan gunakan plugin bernama Capability Manager Enchanced. Instal plugin WordPress tersebut dan segera aktifkan. Anda bisa melakukan pengaturan hak akses untuk beberapa jenis user tertentu saja.

Membuat Hak Akses User untuk Mengelola Website, Sekarang!

Di atas merupakan cara menambah atau membuat hak akses user di WordPress yang dapat Anda terapkan. Membuat user role pun harus Anda lakukan sesuai dengan fungsi tiap hak akses. Misalnya, Administrator, Editor, Author, Contributor, dan Subscriber. Sehingga website Anda dapat dikelola dengan baik.

Sekian informasi terkait dengan cara membuat hak akses user website dengan mudah, kami harap postingan ini bermanfaat buat kawan-kawan semua. Tolong artikel tutorial website ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Jasa Perawatan dan Kelola Web

Leave a Reply

Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Mendapatkan Income dari Program Paid Backlink
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Belajar HTML Dasar bagi Pemula Lengkap
Platform Website Terbaik bagi Pemula dan Profesional

Dasar SEO

Copywriting Pengenalan SEO Riset Keyword SEO Lainnya

Error Website

HTTPS Code Masalah Lain Masalah Umum

Teknik SEO

SEO Off Page SEO On Page Technical SEO Tips SEO

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Jasa Digital Oketheme Pelatihan Tools Webhosting
Layanan Digital Marketing Agency untuk Bisnis
Diztro Theme
Diztro Theme Toko Online Indonesia
Olzhop Theme
Olzhop Theme Toko Online Terbaru
Strategi Search Engine Marketing untuk Iklan Bisnis
Struktur Google Ads untuk Kampanye Iklan
Cara Kerja Google Ads di Mesin Pencarian
Layanan Google Ads atau Adwords