Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan

96 / 100

Topik kita kali ini yaitu Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan. Tanpa tambahan plugin, website (WordPress) mempunyai fungsi yang sangat sederhana. Plugin memungkinkan para penggunanya memakai beragam fitur, mulai dari modul e-commerce sampai admin area.

Cara Instal Plugin WordPress

Plugin

Anda tak perlu ahli coding buat menambahkan satu atau beberapa fitur di website yang memakai WordPress berkat adanya plugin ini. Anda cuma perlu pasang plugin yang dibutuhkan dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh pengembang plugin tersebut.

WordPress saat ini telah menyediakan setidaknya sekitar 55 ribu plugin. Tentu Anda tidak perlu menginstal seluruh plugin WordPress yang tersedia untuk melengkapi fitur yang ada pada website Anda. Sebaliknya, Anda hanya perlu menginstal plugin yang sekiranya Anda perlukan guna menunjang beragam fungsi di website Anda.

Pertimbangan dalam Pemakaian Plugin

Bagaimana cara menemukan plugin WordPress yang tepat untuk website Anda? Ada dua hal utama yang perlu Anda jadikan pertimbangan.

a. Ketahui Kualitas Plugin

Sebelum menggunakan plugin, cari tahu kualitas yang dimiliki oleh plugin tersebut. Caranya, Anda dapat melihat rating dari review para pengguna, Anda hanya perlu mengunjungi direktori plugin WordPress.

b. Ketahui Fungsi Plugin yang Akan Diinstal

Selain mengetahui kualitas plugin, Anda juga perlu mengetahui fungsi yang dimiliki oleh plugin yang akan diinstal. Jangan sampai Anda menggunakan lebih dari satu plugin dengan fungsi yang sama.

Secara sederhana, plugin WordPress yang sebaiknya diinstal pada website Anda mencakup enam fungsi dasar utama + tambahan:

  • backup,
  • keamanan,
  • kecepatan,
  • SEO,
  • media sosial,
  • penanggulangan komentar spam, dan
  • pembuatan formulir kontak.

Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan

Salah satu alasan kenapa Anda harus menggunakan WordPress sebagai Platform untuk website Anda yaitu adanya plugin. Karena WordPress Self Hosting (WordPress.org) mempunyai ratusan bahkan ribuan plugin yang siap Anda instal secara gratis. Plugin-plugin ini memiliki kegunaan dan fitur yang berbeda-beda.

Setidaknya ada tiga cara untuk menginstal plugin di website WordPress: melalui dashboard admin WordPress, instalasi plugin dengan cara diunduh ke komputer terlebih dahulu, dan cara instal plugin melalui akses FTP. Tutorial ketiga cara ini akan kami bahas langkah demi langkah.

Cara Instal Plugin 1

A. Cara Install Plugin Melalui Dashboard

Berikut adalah tutorial cara instal plugin lewat dashboard website WordPress.

  1. Masuk pada dashboard WordPress Anda
  2. Kemudian pilih Plugin » Tambah Baru.
  3. Tulis nama plugin yang ingin diinstal pada kolom Search kemudian tekan Enter.
  4. Pilih Install pada plugin yang diinginkan.
  5. Tunggu beberapa detik hingga proses instalasi selesai.
  6. Kemudian pilih Activate Plugin untuk mengaktifkan plugin tersebut.
  7. Selesai! Plugin telah berhasil diinstal melalui dashboard WordPress.

Selain langsung dari menu plugin, Anda juga bisa mendapatkan file plugin dengan cara cari plugin dan download di https://wordpress.org/plugins/ atau beli plugin premium. Setelah menemukan plugin yang ingin diinstal, maka download plugin tersebut dengan file berformat / extension ( .zip).

Untuk yang berbentuk file seperti di atas cara instal plugin tersebut yaitu sebagai berikut :

  1. Masuk pada dashboard WordPress Anda
  2. Kemudian pilih Plugin » Tambah Baru.
  3. Klik Unggah Plugin.
  4. Pilih file di komputer yang akan diinstall.
  5. Kemudian klik Pasang Sekarang.
  6. Tunggu beberapa detik hingga proses instalasi selesai.
  7. Kemudian pilih Activate Plugin untuk mengaktifkan plugin tersebut.
  8. Selesai! Plugin telah berhasil diinstal melalui dashboard WordPress.
B. Cara Install Plugin Lewat cPanel

Cara instala plugin WordPress lainnya adalah dengan menggunakan cPanel. Cara ini cukup membantu, terutama jika penyedia layanan hosting Anda menetapkan batas ukuran file maksimal yang dapat diunggah. Dan juga Anda tak bisa menginstal plugin lewat dashboard WordPress maka cara ini bisa dilakukan.

Cara instal plugin melalui cPanel yaitu langkah-langkahnya :

  1. Masuk ke cPanel website Anda.
  2. Kemudian pilih folder “File Manager”.
  3. Setelah itu klik “public_html”.
  4. Pilih folder website yang ingin Anda install plugin.
  5. Pilih folder “wp-content”.
  6. Pilih folder plugins.
  7. Klik menu “Upload”.
  8. Select file yang diinginakan.
  9. Pilih file plugin yang diinginkan (file berextensi .zip).
  10. Setelah file terupload (ditandai warna hijau / 100%), klik “Go Back to …”.
  11. Extract file yang berekstensi .zip tersebut.
  12. Setelah selesai, buka dashboard website Anda.
  13. Pilih menu Plugins >> Plugin Terpasang.
  14. Klik aktifkan plugin.
  15. Selesai.
C. Cara Install Plugin via FTP

Selain cara instal plugin langsung melalui dashboard WordPress dan cPanel, ada cara lain yang bisa dilakukan. Ini dilakukan apabila kerap menemukan kesalahan ketika menginstalnya langsung via dashboard. Cara tersebut adalah dengan menggunakan FTP. Hanya saja, cara ini kurang disarankan untuk pemula karena Anda perlu mengetahui penggunaan FTP atau File Manager terlebih dahulu.

Berikut tutorial cara instal plugin lewat FTP.

  1. Extract plugin yang sebelumnya sudah di-download.
  2. Hubungkan ke akun hosting website memakai FTP client dan masuk ke direktori WordPress. Pada contoh ini, WordPress diinstal di “public_html”.
  3. Silakan masuk ke direktori “wp-content”.
  4. Buka folder plugins.
  5. Unggah plugin yang telah di-ekstrak ke folder plugins.
  6. Setelah unggahan selesai, silakan buka dashboard admin WordPress dan pilih menu Plugins >> Installed Plugins.
  7. Sesudah instalasi selesai, silakan plugin tersebut diaktifkan dengan menekan tombol “Activate”.
  8. Anda akan melihat notifikasi berwarna hijau pada bagian atas halaman apabila plugin telah selesai berhasil diaktifkan.

Cara Instal Plugin 2

D. Cara Update Plugin

Meng-update plugin sama pentingnya dengan meng-update tema dan WordPress. Cara updatenya pun hampir sama yaitu

  1. Masuk pada dashboard WordPress Anda
  2. Pilih Plugin » Plugin Terpasang.
  3. Klik “perbarui sekarang” pada plugin yang akan Anda update.
  4. Tunggu beberapa saat sampai proses update selesai.
  5. Setelah selesai klik “Aktifkan pembaruan otomatis” agar plugin terupdate secara otomatis dikemudian hari.
  6. Pastikan Anda sudah melakukan backup terlebih dahulu ya!
E. Cara Nonaktifkan dan Hapus Plugin

Selain belajar bagaimana cara instal plugin dan mengupdatenya, Anda juga perlu mengetahui cara menonaktifkan dan menghapus (uninstall) plugin. Terkadang Anda perlu menonaktifkan atau bahkan menghapus plugin. Biasanya ini terjadi bila plugin tersebut ternyata memberikan efek buruk pada website. Untuk menonaktifkan plugin website, caranya

  1. Masuk pada dashboard WordPress Anda
  2. Pilih Plugin » Plugin Terpasang.
  3. Klik “non-aktifkan” pada plugin yang akan dinonaktifkan.

Cara tersebut hanya akan menonaktifkan plugin tanpa menghapusnya. Jadi plugin masih terinstall di website, namun tak menghasilkan fungsi apapun. Jika ingin menghapus sebuah plugin, Anda ikuti langkah di atas ditambah klik “Hapus”. Kemudian, akan muncul notififikasi “Anda yakin hendak menghapus ….”. Klik “OK” bila ingin menghapus dan klik “Batal” bila tidak jadi dihapus pluginnya.

Setelah menghapus sebuah plugin, artinya plugin tersebut sudah tak terpasang di website WordPress Anda. Jika ingin memasangnya kembali, Anda tinggal ikuti cara instal plugin di atas.

Sekian info seputar Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan, kami harap artikel ini berguna untuk kalian. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

No Responses

Leave a Reply

Situs Penerima PPC
Situs Penerima PPC beserta Syarat dan Ketentuannya
Mendapatkan Income dari Program PPC
Mendapatkan Income dari Program PPC untuk Website
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendaftarkan Website ke UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Cara Mendapatkan Income dari UpToPromo
Keamanan WordPress Kecepatan WordPress Masalah WordPress Plugin Tips WordPress Tutorial Plugin Tutorial WordPress
Cara Membuat Sitemap
Cara Membuat Sitemap XML dan HTML pada Website
Cara Mengatasi Error 500
Cara Mudah Mengatasi Error 500 pada Website
Mengamankan File dan Database Website
Cara Mengamankan File dan Database Website WordPress

DM Lainnya

Cafebisnis Pakarbot Ratakan

Jasa dan Pelatihan

Jasa Digital Jasa Lainnya Pelatihan

Theme

Kentooz Oketheme Theme Lainnya

Webhosting

Hosting Bisnis Hosting Personal Hosting Ternak Web
Google Ads Optimasi SEO Riset Keyword SEO Off Page SEO On Page Tools Google
Mitos SEO
Mitos SEO yang Merugikan Website dan Perlu Dibongkar
Cara Membuat Sitemap
Cara Membuat Sitemap XML dan HTML pada Website
Struktur Google Ads
Struktur Google Ads untuk Kampanye Iklan
Tutorial Litespeed Cache
Tutorial Litespeed Cache untuk Mempercepat Website
Cara Membuat Form Kontak di Website
Cara Membuat Form Kontak di Website 100% Mudah Dilakukan
Cara Menangani Komentar SPAM di Website
Cara Menangani Komentar SPAM di Website 100% Ampuh
Pengaturan CloudFlare di Website
Pengaturan CloudFlare di Website dengan Plugin