Berbagai Poin Optimasi SEO On Page

Apakah Anda tahu apa saja poin optimasi SEO On Page untuk website? Bila belum tahu, Anda perlu menyimak artikel ini hingga selesai agar lebih paham tentang teknik On page.

Optimasi SEO On Page

Berbagai Poin SEO On Page

Banyak jalan untuk makan durian. Begitu pula halnya dengan banyak cara untuk melakukan poin optimasi SEO On Page yang maksimal.

Namun sekali lagi ada faktor yang jauh lebih hebat ketimbang SEO On Page semata. Masih berhubungan On Page website Anda.

Tapi untuk kali ini kami baru akan menjelaskan poin optimasi SEO On Page yang betul-betul harus dikerjakan. Ini dilakukan agar halaman website dengan mudah di index oleh google.

Banyaknya platform yang digunakan dalam membuat website. Yang menjadikan semakin banyak pula cara dalam melakukan SEO On Page.

Anggaplah platform yang digunakan adalah WordPress. Maka untuk melakukan SEO On Page yang paling baik adalah menggunakan plugin SEO seperti :

  • RankMath,
  • Yoast SEO,
  • All In One SEO Pack,
  • dll.

Untuk Anda yang menggunakan platform lain atau membuat website menggunakan bahasa pemrograman mandiri php & mysql silahkan menyesuaikan.

Sebelum mengaplikasikannya ke dalam wordpress, blogspot, maupun website dengan platform lain, perlu diketahui satu demi satu SEO On Page yang harus dilakukan.

Poin Persiapan

a. Gunakan Kata Kunci yang Tepat

Kata kunci (keyword) yaitu kata atau frasa yang paling sering dicari oleh pengguna mesin pencari untuk menemukan informasi yang diperlukan. Keyword sering digunakan saat melakukan optimasi SEO On Page.

Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, maka website akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari. Untuk menentukan kata kunci (keyword) yang tepat, Anda harus melakukan riset keyword lebih dulu.

b. LSI Keyword

Anda memang harus mengulang focus keyword beberapa kali dalam 1 konten. Tapi, bukan berarti Anda dapat mengulangnya secara berlebihan. Google akan menganggap konten yang mengulang-ulang kata kunci secara berlebih sebagai spam.

Untuk menyiasatinya saat melakukan optimasi SEO On Page, Anda dapat memanfaatkan LSI keyword. Yaitu kata kunci yang masih memiliki makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan.

Mengapa perlu memakai LSI keyword? Sebab kata kunci yang disarankan keyword tool rata-rata hasil penyeragaman dari berbagai kata kunci yang mirip. Akibatnya variasi kata kunci yang diberikan sangat terbatas.

Padahal tak semua orang memakai satu kunci yang sama persis. Kenyataannya banyak orang yang memakai berbagai variasi kata kunci untuk mencari suatu topik.

Variasi kata kunci itulah yang dinamakan dengan LSI keyword. Untuk mendapatkan hasil optimasi yang maksimal, Anda bisa menyisipkan juga LSI keyword ke dalam meta description.

Baca juga : Manfaat LSI Keyword untuk SEO 

Penulisan SEO

Sebagai studi kasus menggunakan artikel ini yang berjudul “Berbagai Poin Optimasi SEO On Page 100% Efektif”. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk mengoptimalkan score SEO On Page supaya jadi 100% tak lepas dari beberapa poin SEO berikut ini :

a. Buat Judul yang Menarik

Judul Artikel jadi hal yang sangat vital dalam SEO website. Dan juga merupakan hal yang teramat penting dalam menarik pengunjung untuk datang lalu membacanya.

Sehingga pembuatan judul artikel harus mampu menarik emosi para pembacanya. Entah itu emosi yang langsung membuat penasaran, senang, gembira dan tertawa, sedih, maupun kesal dan marah.

Saat orang mencari sebuah keyword di Google, mereka hanya dapat melihat judul dan deskripsi singkat dari konten di hasil pencarian.

Jadi Anda harus membuat judul semenarik mungkin supaya orang langsung tertarik untuk membaca konten Anda. Dan usahakan pada judul artikel sudah mengandung keyword khususnya di awal kata.

Anda pun dapat menambahkan angka atau kata sifat untuk membuat judul konten lebih menarik. Karena judul konten dengan angka menghasilkan performa 45 persen lebih baik dibanding judul tanpa angka (menurut Content Marketing Institute).

Misalnya Anda sebelumnya bereksperimen dengan keyword madu, lalu menghasilkan kata manfaat madu, khasiat madu dan lain-lain. Maka Anda harus membuat judul artikel website yang menarik serta memicu rasa penasaran orang + angka dan kata sifat.

Contoh poin optimasi SEO On Page terkait judul :

  • Manfaat Madu Mencegah Penyakit Akut Mematikan!
  • Khasiat + Manfaat Madu Memperpanjang Usia.
  • Manfaat Madu Membuat Wajah Ganteng.
  • 10 Manfaat Madu untuk Kesehatan.
  • dll.

Walaupun begitu, tidak semua konten Anda cocok untuk menggunakan angka pada judulnya. Tentu Anda tidak harus saklek selalu menggunakan angka dalam judul. Ada banyak variasi judul lainnya yang juga bisa menarik perhatian pembaca.

b. Harus Ada Focus Keyword
1. Judul dan URL Konten

Pembuatan judul dan URL artikel juga harus mengandung keyword yang ditargetkan. Poin ini juga penting saat optimasi SEO On Page.

Memang antara judul dan URL tidak mesti sama namun sama-sama harus mengandung focus keyword. Dan juga URL harus jelas agar lebih mudah dibaca oleh pengunjung website.

2. Paragraf Pertama dan Terakhir

Dalam hasil eksperimennya terhadap algoritma googlebot, SEO Pressor akhirnya membuat sebuah kesimpulan. Yaitu keyword harus muncul pada awal kalimat paragraf pertama dari suatu artikel.

Tidak harus benar-benar kata pertama di awal kalimat. Namun diusahakan keyword di letakkan pada awal kalimat di paragraf pertama dari sebuah artikel.

Kalau memang keyword itu tidak bisa diletakan di kata pertama, maka di usahakan keyword muncul di sepuluh kata pertama.

Mengapa seperti itu? Karena pada faktanya saat Anda mencari sesuatu di google dan mengetikan suatu keyword maka google bakal menampilkan hasil pencariannya. Dan juga berikut dengan kalimat pertama yang mengandung keyword yang dicari.

Sehingga makin didepan keyword yang diletakkan maka makin memperkuat kedudukan halaman untuk ditampilkan di halaman pertama google pada keyword tersebut.

Selain itu poin optimasi seo on page lainnya yakni keyword ada di paragraf terakhir. Peletakkan keyword tak cuma di awal paragraf dan ditengah-tengah artikel.

Namun juga biasanya keyword yang diberi style bold (tebal), underline (garis bawah) dan italic (miring) itu diletakkan di paragraf akhir. Begitulah kriteria untuk algoritma google saat ini.

3. Heading

Di setiap artikel diusahakan di dalamnya terdapat heading tag (H1 sampai H6). Biasanya heading tag H1 itu sudah pasti tentu diberikan pada Judul Artikel.

Namun H2 sampai H6 digunakan pada sub judul artikel tersebut. Dan pastikan di heading ada focus keywordnya. Kami sendiri sering memasukkannya keyword pada H2.

Pemanfaatan heading ini untuk memudahkan pengunjung dalam membaca konten, Anda perlu membuat struktur konten yang jelas dan mudah dipahami. Salah satu cara bikin struktur konten website yang mudah dipahami yaitu dengan memanfaatkan heading dan subheading.

Heading dan subheading berfungsi untuk memecah konten / artikel website jadi beberapa bagian. Sederhananya, heading dan subheading merupakan bab dan subbab seperti halnya yang terdapat di buku.

Dengan adanya heading dan subheading, maka pembaca akan lebih mudah menemukan poin-poin penting yang mereka perlukan. Poin optimasi SEO On Page ini usahakan harus ada.

Selain itu, heading dan subheading pun akan membantu mesin pencari dalam memahami konten Anda. Heading akan memudahkan search engine bot untuk melakukan crawling di konten dan melihatnya sebagai pokok bahasan konten.

Namun pastinya trik ini digunakan untuk artikel yang lumayan panjang pembahasannya. Lalu untuk artikel yang pendek bagaimana? Kalau kami memasukkan focus keyword untuk artikel pendek di H2.

4. Gambar

Artikel yang baik itu memiliki gambar yang relevan berkaitan dengan artikel tersebut. Hal ini juga dilakukan untuk meningkatkan daya tarik pembaca dan pembaca tidak melulu diperlihatkan teks semata.

Dengan adanya gambar maka mata bisa sedikit beristirahat. Di google gambar juga sangat diperhitungkan saat optimasi SEO On Page. Terutama pada ALT yang mengandung keyword diletakkan pada atribut gambar.

Selain memberikan ALT, ada beberapa hal yang mesti Anda lakukan pada gambar artikel, yaitu :

  • Pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar.
  • Berikan nama file gambar sesuai dengan focus keyword yang di

Baca : Panduan Optimasi Gambar

5. Meta Tag

Saat optimasi SEO On Page, usahakan keyword berada di awal kata meta description. Di samping judul artikel, meta description juga harus memancing hasrat orang yang mencari itu untuk mengklik.

Selain meta description, meta tag juga harus mengandung keyword. Usahkan keyword yang ditargetkan ada di awal kata meta tag.

c. Beri Style

Saat melakukan optimasi SEO On Page, Anda pun perlu memberi style berupa :

  • bold (tebal),
  • underline (garis bawah),
  • italic (miring).

Keyword yang muncul di awal dan akhir kalimat dianjurkan untuk diberikan style bold, underline maupun italic. Namun kami menyarankan khusus untuk keyword di awal dan akhir kalimat diberi style bold.

Dalam keseluruhan artikel diusahakan keyword dengan style bold, underline dan italic muncul lebih dari sekali. Untuk memenuhi kriteria tersebut dan agar tidak merusak pemandangan pembaca, bagusnya ambil 2x saja setiap satu postingan.

d. Capai Keyword Density

Keyword yang paling baik saat optimasi SEO On Page yaitu keyword yang ada dalam sebuah artikel. Suatu kata bisa disebut sebagai keyword ketika kata tersebut diulang lebih dari 1 kali pada artikel tersebut.

Paling tidak Anda perlu mengulang keyword yang ditargetkan itu minimal 0,5%, dan maksimal adalah 2,5% untuk setiap kali artikel dibuat. Hal ini untuk menghindari terjadinya keyword stuffing atau memasukkan keyword secara berlebihan.

Dan untuk ngecek keyword density silahkan menuju keyworddensity.com. Atau Anda bisa menggunakan SEO Quake untuk plugin browser Anda, yakni Chrome maupun Firefox.

e. Jumlah Kata

Untuk search engine google, 500 kata adalah hal yang cukup dianggap penting bagi google buat melirik postingan Anda. 500 kata ini tentunya juga bukan kata-kata yang diaduk sembarangan. Tapi juga bermanfaat untuk user yang membacanya.

Kalau setiap postingan Anda mampu bikin minimal 500 kata, maka bukan cuma google yang dengan mudah datang untuk mengindex website Anda. Namun orang-orang pun akan menganggap artikel Anda bermanfaat sekaligus solutif.

Sehingga jangan heran jika orang-orang terus berdatangan untuk betah berlama-lama membaca artikel yang Anda buat. Saat melakukan optimasi SEO On Page, jumlah kata ini juga tidak selalu 500 kata.

Karena penentuan jumlah kata selalu berbeda tergantung kata kunci yang ditargetkan dan konten kompetitor. Bisa saja Anda perlu membuat konten 500 – 800 kata untuk keyword A, sedangkan untuk keyword B, Anda harus membuat konten 2000 kata.

Anda perlu mengukur berapa panjang konten yang harus Anda buat. Caranya adalah dengan melihat jumlah kata konten kompetitor.

Setidaknya lihat jumlah kata konten yang ada di peringkat tiga teratas hasil pencarian. Setelah itu, buat konten yang jumlah katanya sama atau lebih dari kompetitor.

f. Menambahkan Link
1. Eksternal Link

Usahakan saat optimasi SEO On Page, salah satu kata yang mau Anda capai mengandung outbond link (eksternal link) ke situs terpercaya. Tentunya situs tersebut dengan bahasan yang sama. Contohnya bisa Wikipedia.

Mengapa harus bahasan sama? Karena google mengeluarkan algoritma terbaru. Di mana bila Anda tidak melink ke situs yang bahasannya sama maka situs Anda kemungkinan akan mendapatkan blacklist. Atau predikat di mata google menjadi turun.

Contohnya Anda membuat artikel madu, kemudian orang datang untuk mencari informasi mengenai madu. Namun dalam artikel tersebut melink ke halaman yang berisi informasi mengenai senapan angin, yang jelas pembahasan jauh berbeda.

Apa yang dilakukan oleh pengunjung tersebut? Akan kabur bukan? Karena tidak nyambung pembahasannya.

2. Internal Link

Internal link atau inbound link adalah link yang mengarah ke konten lain di website Anda. Jenis tautan / link ini penting untuk memudahkan para pembaca berpindah dari satu konten ke konten lainnya di website Anda.

Selain itu, inbound link pada optimasi SEO On Page pun bisa membantu mesin pencari untuk :

  • memahami konteks, dan
  • hubungan antar halaman dalam website.

Google mengutamakan website yang kontennya saling terkait atau berhubungan. Dan lewat inbound link, Anda dapat menunjukkan keterhubungan antar konten di website.

Berikan internal link ke postingan Anda yang lain, yang bahasannya itu mirip-mirip. Namun jika postingan Anda tak mengandung bahasan yang sama dengan keyword yang dituju silahkan link ke postingan itu sendiri.

Ini dimaksudkan supaya google itu terus menerus berkeliling diwebsite Anda. Dan lalu mengindex halaman jika ada halaman yang baru.

3. Atur Link Jadi Open in New Tab

Mungkin membuka link di tab baru terlihat sepele. Namun hal ini bisa meningkatkan kualitas pengalaman para pengunjung website Anda.

Bayangkan, bila ada 3 atau 4 link di satu artikel, pembaca harus menekan tombol back berulang kali untuk kembali ke konten awal. Selain melelahkan bagi pembaca, membuka link di tab yang sama pun dikhawatirkan akan meningkatkan bounce rate.

Sayangnya, WordPress secara otomatis sudah mengatur pembaca untuk buka link di tab yang sama. Jadi Anda perlu mengubah pengaturan ini secara mandiri. Tak perlu khawatir karena caranya sangat mudah.

Usahakan poin optimasi SEO On Page Anda lakukan untuk memaksimalkan peringkat website di mesin pencari. Anda bisa memodifikasi pengaturan link menjadi open in new tab di editor WordPress seperti ini :

  • Blok kata yang akan dikasih link (anchor text), misalnya : Produk Digital Marketing
  • Klik icon rantai di atas
  • Klik link opsi tautan
  • Masukkan link yang diinginkan di kolom “URL”
  • Centang “Buka tautan di tab baru”
  • Klik “Tambahkan Tautan”

Kekurangan dari cara di atas yaitu Anda harus memodifikasi pengaturan link tiap memasukkan link di konten. Jika mau otomatis, Anda bisa memakai bantuan plugin WP External Links.

Buat Konten Berkualitas dan Solutif

Poin optimasi SEO on page lainnya yaitu konten berkualitas atau artikel SEO Friendly. Selain jumlah kata, hal lain yang mesti diperhatikan saat membuat konten yaitu kualitasnya itu sendiri.

Tanpa kualitas yang baik, sebanyak apapun jumlah kata yang ditulis, tetap akan susah untuk memenangkan persaingan di hasil pencarian Google. Seperti apa konten yang berkualitas?

Konten Anda harus menjawab pertanyaan para pembaca. Saat mengetikkan suatu kata kunci di mesin pencari, mereka mengharapkan sebuah jawaban. Jadi pastikan untuk memberikan informasi yang relevan sesuai dengan kebutuhan para pencari.

Salah satu cara Google untuk mengukur nilai konten suatu website yaitu Expertise, authority, dan trustworthiness (E-A-T Signals). Pengukuran konten website ini didasarkan pada kualitas dan efektivitas hasil pencarian mesin pencari.

Sebagai tambahan Anda juga bisa menyisipkan FAQ pada konten website. Saat melakukan optimasi SEO On Page, konten hadir untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan audiens ke mesin pencari.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan konten website berdasarkan :

  • people also ask (PAA), dan
  • frequently ask questions (FAQ).

Konten yang memperbanyak jawaban berdasarkan pertanyaan pengunjung / audiens akan memperbesar peluang untuk di-klik dan diberikan ranking tinggi / atas oleh Google.

Poin Pendukung

Selain optimasi di atas ada beberapa poin optimasi SEO On Page lainnya. Berikut beberapa poin tersebut :

a. Gunakan Permalink Sederhana

Permalink sederhana merupakan salah satu indikator utama optimasi SEO On Page. Dengan menggunakan permalink yang sederhana maka akan mempermudah mesin pencari untuk mengenali topik dari konten Anda.

Idealnya permalink cukup mengandung fokus kata kunci yang Anda targetkan saja. Misalnya, Anda menargetkan kata kunci peluang bisnis online. Jadi permalink yang ideal untuk konten Anda tersebut adalah seperti di bawah ini :

www.websiteanda.com/peluang-bisnis-online

Namun, WordPress secara default membuat permalink setiap website seperti di bawah ini :

www.websiteanda.com/2019/05/peluang-bisnis-online

Jadi Anda perlu mengubahnya secara mandiri. Tenang, cara mengubah struktur permalink ini cukup mudah. Yaitu :

  • Buka dashboard WordPress Anda
  • Lalu klik Pengaturan >> Permalink
  • Setelah itu, pilih struktur permalink “Nama Tulisan”
  • Kemudian klik Save
  • Selesai!
b. Gunakan Tema Responsif

Yang dimaksud dengan theme responsif (mobile friendly) yaitu theme yang kompatibel dengan perangkat apa saja. Jadi website Anda tetap berjalan dengan baik dan responsif, baik dibuka di perangkat :

  • desktop,
  • tablet,
  • mobile,
  • dll.

Sayangnya tak semua theme WordPress itu responsif. Jadi Anda mesti teliti sebelum memilih theme untuk website. Pastikan theme yang Anda pilih itu responsif di semua perangkat, khususnya perangkat mobile.

Terlebih lagi, Google saat sudah menerapkan Mobile First Indexing (MFI). Yaitu google menuntut pemilik website untuk membuat website yang mobile friendly. Dengan Google MFI, kini Google menilai performa website via website versi mobile.

Bila website versi mobile Anda menghasilkan performa yang buruk. Maka kemungkinan besar akan berpengaruh buruk juga pada kualitas SEO website secara menyeluruh khususnya pada optimasi SEO On Page.

c. Tingkatkan Kecepatan Website

Loading yang lambat hanya akan bikin pengunjung frustasi lalu meninggalkan website Anda. Makin banyak yang meninggalkan website Anda, maka semakin tinggi juga bounce rate-nya.

Bounce rate yang tinggi pada website Anda akan berpengaruh buruk pada kualitas optimasi SEO secara menyeluruh. Termasuk juga optimasi SEO On Page. Oleh karena itu, Anda wajib meningkatkan kecepatan loading website.

Sekarang coba Anda cek kecepatan loading website. Anda harus mulai waspada, bila kecepatan loading websitenya masih berada di atas 5 detik. Karena 53% pengunjung akan meninggalkan website yang loading-nya lebih dari 3 detik.

Baca juga : Pentingnya Kecepatan suatu Website

d. Tambahkan Tombol Share Media Sosial

Share konten website di media sosial (medsos) memang tak berpengaruh secara langsung pada kualitas optimasi SEO On Page dan Off Page. Tapi Anda tak dapat mengabaikannya.

Medsos dapat membantu Anda menjangkau dan membangun audiens baru di berbagai platform. Apalagi masyarakat Indonesia dikenal aktif di medsos.

87% pengguna internet Indonesia memanfaatkan internet untuk membuka medsos (berdasarkan penelitian APJII 2017). Harapannya para pembaca akan share konten website Anda ke teman-teman dan followers mereka di medsos.

Anda harus menambahkan tombol share di semua konten website, supaya pembaca dapat membagikannya dengan mudah. Dengan begitu, para pembaca hanya harus menekan tombol share. Lalu secara otomatis konten akan tershare di medsos pilihannya.

Untuk menambahkan tombol share di medsos, Anda bisa memakai bantuan plugin. Ada banyak plugin social media WordPress terbaik yang dapat Anda pilih. Temukan plugin medsos yang cocok untuk website Anda.

e. Aspek Pendukung Lainnya

Berikut beberapa poin optimasi SEO On Page pendukung lainnya

  • Schema Markup
  • Audit Konten
  • Gunakan Struktur Hierarki yang Benar
  • Update Konten Secara Berkala

Siap Melakukan Optimasi SEO On Page!

Dengan mengikuti beberapa cara di atas, maka optimasi SEO On Page yang Anda lakukan akan lebih efektif. Dan konten yang teroptimasi juga akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari.

Optimisasi ini pun akan membantu pengunjung (audience) dalam menemukan informasi yang relevan pada website tersebut. Jika Anda kesulitan melakukannya sendiri, kami menyediakan jasa optimasi SEO yang bisa membantu kamu.

Demikian info seputar berbagai poin optimasi SEO On Page 100% ampuh, semoga artikel kali ini berguna buat kalian. Tolong artikel optimasi on-pag SEO ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Leave a Reply

Memperbaiki Permalink Website
Cara Memperbaiki Permalink Website yang Rusak
Reset Website WordPress
Cara Reset Website WordPress dengan Mudah
Membuat Custom Login
Cara Membuat Custom Login di Website WordPress
Cara Setting Robots TXT di Website
Bahasa Pemrograman CMS cPanel Domain Hosting Web Siap
Fitur di cPanel Hosting
Fitur di cPanel Hosting Website
Domain Tingkat Atas
Jenis Domain Tingkat Atas Terbaik yang Ada Sekarang
Keunggulan Domain Berbayar
Keunggulan Domain Berbayar bagi Bisnis yang Perlu Diketahui

Dasar SEO

Pengenalan SEO Riset Keyword

Optimasi Lanjutan

Copywriting Error Website Tips SEO

Teknik SEO

SEO Off Page SEO OnPage SEO Teknikal

Tools SEO

Tools Google Tools Riset KK Tools SEO Lain
Bisnis Jualan Link PPC Program Afiliasi Publisher Sumber Lain
Mendapatkan Uang dari Website
Cara Mendapatkan Uang dari Website yang Kita Punya
Jualan Online via Website
Jualan Online via Website yang Mudah Dilakukan
Platform SeedBacklink
Platform Seedbacklink Solusi Promosi Website dan Income Online
Membersihkan Cache
Cara Membersihkan Cache pada Website
Menggunakan Editor Gutenberg
Cara Menggunakan Editor Gutenberg Lengkap di WordPress
Plugin WordPress
Cara Instal Plugin WordPress yang Bisa Dilakukan
Cara Instal dan Ganti Theme Website
Cara Instal dan Ganti Theme Website